Pendaftaran Jarvis Bersama Kemenperin 2026 Resmi Dibuka
Program pendidikan vokasi industri Jarvis (Jalur Vokasi Industri) yang bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) kembali membuka seleksi untuk tahun 2026. Program ini menawarkan kesempatan bagi lulusan SMA/SMK sederajat untuk kuliah dengan jaminan masuk dan ikatan dinas setelah lulus.
Apa Itu Jarvis?
Jarvis merupakan program pendidikan vokasi yang dirancang untuk menghasilkan tenaga kerja terampil sesuai kebutuhan industri. Program ini berada di bawah naungan Kemenperin dan melibatkan berbagai perusahaan mitra. Peserta yang lolos seleksi akan mendapatkan beasiswa penuh, uang saku, serta jaminan kerja setelah menyelesaikan pendidikan.
Jalur Pendaftaran dan Persyaratan
Pendaftaran Jarvis 2026 dibuka untuk dua jalur, yaitu:
- Jalur Reguler: untuk lulusan SMA/SMK semua jurusan.
- Jalur Prestasi: untuk siswa dengan prestasi akademik atau non-akademik.
Persyaratan umum meliputi:
- Warga Negara Indonesia (WNI).
- Lulusan SMA/SMK/MA sederajat tahun 2024, 2025, atau 2026.
- Nilai rapor minimal rata-rata 7,0.
- Sehat jasmani dan rohani.
- Bersedia mengikuti ikatan dinas setelah lulus.
Prosedur Pendaftaran
Pendaftaran dilakukan secara online melalui portal resmi Jarvis. Calon peserta harus mengisi formulir, mengunggah dokumen persyaratan, dan memilih program studi yang tersedia. Setelah itu, akan ada seleksi administrasi, tes potensi akademik, dan wawancara.
Program Studi yang Ditawarkan
Jarvis menyediakan berbagai program studi di bidang teknik dan manajemen industri, antara lain:
- Teknik Mesin Industri
- Teknik Elektronika Industri
- Teknik Kimia Industri
- Manajemen Industri
Keuntungan Mengikuti Jarvis
Selain jaminan masuk dan ikatan dinas, peserta Jarvis juga mendapatkan:
- Beasiswa penuh selama studi.
- Uang saku bulanan.
- Asuransi kesehatan.
- Pelatihan soft skills dan hard skills.
- Kesempatan magang di perusahaan mitra.
- Jaminan penempatan kerja setelah lulus.
Program ini diharapkan dapat mencetak lulusan yang siap kerja dan berkontribusi dalam pengembangan industri nasional.



