Unair Rilis Data Keketatan SNBP 2025, Kedokteran Paling Ketat di S1
Keketatan SNBP Unair 2025: Kedokteran Terketat di S1

Universitas Airlangga Umumkan Data Keketatan SNBP untuk Tahun 2025

Setelah sebelumnya merilis informasi mengenai daya tampung untuk setiap program studi, Universitas Airlangga (Unair) kini mengeluarkan data keketatan Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) untuk tahun 2025. Data ini mencakup program diploma tiga (D3), diploma empat (D4), dan sarjana (S1), memberikan gambaran jelas tentang persaingan masuk di perguruan tinggi negeri ternama ini.

Metode Perhitungan dan Interpretasi Data

Unair menampilkan tingkat keketatan setiap program studi dalam bentuk persentase, yang dihitung dari rumus: (jumlah mahasiswa yang diterima dibagi jumlah peminat) dikali 100 persen. Semakin rendah angka persentase yang ditunjukkan, semakin ketat persaingan untuk masuk ke prodi tersebut. Metode ini memungkinkan calon mahasiswa dan orang tua untuk mengevaluasi peluang dengan lebih objektif sebelum mendaftar.

Program Sarjana: Kedokteran dan Ilmu Komunikasi Jadi yang Paling Ketat

Pada jenjang sarjana (S1), program studi Kedokteran menempati posisi sebagai jurusan dengan keketatan tertinggi dalam rumpun ilmu sains dan teknologi (saintek). Persentase keketatan untuk Kedokteran tercatat hanya sebesar 3,74 persen, mengindikasikan bahwa dari setiap 100 peminat, hanya sekitar 4 orang yang berhasil diterima.

Sementara itu, di rumpun ilmu sosial dan humaniora, Ilmu Komunikasi berhasil menduduki peringkat pertama sebagai program studi terketat. Angka persentase untuk Ilmu Komunikasi adalah 4,75 persen, yang juga mencerminkan tingkat persaingan yang sangat tinggi di bidang ini.

Program Sarjana Terapan: Teknologi Laboratorium Medik Unggul

Untuk program sarjana terapan, Teknologi Laboratorium Medik muncul sebagai jurusan dengan tingkat keketatan paling tinggi. Persentasenya mencapai 3,07 persen, bahkan lebih rendah dibandingkan beberapa prodi sarjana reguler, menunjukkan minat yang besar terhadap bidang kesehatan dengan pendekatan praktis ini.

Rilis data keketatan ini diharapkan dapat menjadi acuan berharga bagi calon mahasiswa dalam mempersiapkan diri dan memilih program studi yang sesuai dengan kemampuan dan peluang yang ada. Universitas Airlangga terus berkomitmen untuk meningkatkan transparansi dalam proses seleksi penerimaan mahasiswa baru.