Seorang calon mahasiswa bernama Athalla mengalami kecelakaan lalu lintas sehari sebelum pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) tahun 2026. Meskipun mengalami cedera, ia tetap memutuskan untuk mengikuti ujian tersebut dengan tekad yang kuat.
Kronologi Kecelakaan
Kecelakaan terjadi pada sore hari menjelang ujian. Athalla yang sedang dalam perjalanan pulang dari tempat les, tertabrak kendaraan bermotor. Ia mengalami luka di bagian kaki dan tangan, serta harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.
Keputusan Tetap Ujian
Meskipun dokter menyarankan untuk beristirahat, Athalla bersikeras untuk tetap mengikuti UTBK. Ia menganggap ujian ini sebagai langkah penting untuk meraih mimpinya masuk perguruan tinggi negeri. Dengan bantuan keluarganya, ia mempersiapkan diri sebaik mungkin meski dalam kondisi terbatas.
Pada hari ujian, Athalla datang ke lokasi dengan menggunakan kursi roda. Petugas pengawas memberikan bantuan khusus agar ia dapat mengikuti ujian dengan nyaman. Semangatnya pun mendapat apresiasi dari peserta ujian lainnya.
Dukungan Keluarga dan Teman
Keluarga Athalla, terutama orang tuanya, menjadi pendukung utama. Mereka membantu segala kebutuhan Athalla selama masa pemulihan dan persiapan ujian. Teman-temannya juga memberikan semangat melalui pesan dan doa.
Kisah Athalla menjadi inspirasi bagi banyak orang. Ia membuktikan bahwa keterbatasan fisik tidak menghalangi seseorang untuk berjuang mencapai cita-cita. UTBK 2026 pun menjadi momen berkesan bagi dirinya dan orang-orang di sekitarnya.
Pesan untuk Peserta Ujian Lain
Atalla berpesan kepada calon mahasiswa lainnya untuk tidak mudah menyerah meskipun menghadapi rintangan. “Kita harus yakin pada kemampuan diri sendiri dan terus berusaha,” ujarnya. Ia berharap kisahnya dapat memotivasi banyak orang untuk tetap semangat dalam mengejar pendidikan.



