Jenis Soal dan Waktu Pengerjaan UTBK SNBT 2026 yang Wajib Diketahui Peserta
Jenis Soal dan Waktu Pengerjaan UTBK SNBT 2026

Jenis Soal dan Waktu Pengerjaan UTBK SNBT 2026 yang Wajib Diketahui Peserta

Sebelum mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) tahun 2026 pada bulan ini, para peserta diimbau untuk memahami secara mendalam jenis soal yang akan dihadapi. UTBK SNBT 2026 terdiri atas dua kelompok tes utama, yaitu Tes Potensi Skolastik dan Tes Literasi, yang masing-masing memiliki karakteristik, cara pengerjaan, dan alokasi waktu yang berbeda-beda.

Mengutip informasi resmi dari portal Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), total waktu yang disediakan untuk menyelesaikan seluruh rangkaian UTBK 2026 adalah 195 menit atau setara dengan 3 jam 15 menit. Penting untuk dicatat bahwa tidak ada waktu istirahat yang diberikan selama tes berlangsung, sehingga peserta harus mengatur stamina dan konsentrasi dengan optimal.

1. Tes Potensi Skolastik: Mengukur Kemampuan Kognitif

Tes Potensi Skolastik dalam UTBK dirancang untuk mengukur kemampuan kognitif yang dikembangkan melalui proses belajar dan pengalaman, baik di dalam maupun luar kelas. Kemampuan ini dianggap krusial untuk kesuksesan dalam pendidikan formal, khususnya di tingkat perguruan tinggi. Tes ini terbagi menjadi empat subtes dengan detail sebagai berikut:

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram
  • Penalaran Umum: Terdiri dari tiga bagian:
    1. Penalaran Induktif: 10 soal dengan waktu 10 menit, menguji kemampuan mengamati fakta untuk menemukan prinsip dasar.
    2. Penalaran Deduktif: 10 soal dengan waktu 10 menit, menguji kemampuan bernalar logis menggunakan premis yang diketahui.
    3. Penalaran Kuantitatif: 10 soal dengan waktu 10 menit, menguji kemampuan berpikir dengan angka dan operasi matematika dasar.
  • Pengetahuan dan Pemahaman Umum: 20 soal dengan waktu 15 menit, menekankan analisis keterkaitan antara permasalahan dan bacaan untuk menilai kemampuan menghubungkan dan menyimpulkan kata, frasa, serta kalimat dalam konteks.
  • Pemahaman Bacaan dan Menulis: 20 soal dengan waktu 25 menit, mengukur kemampuan membaca dan menulis, dengan fokus pada pemilihan, penataan, dan perbaikan gagasan berdasarkan pemahaman bacaan.
  • Pengetahuan Kuantitatif: 20 soal dengan waktu 20 menit, menuntut penguasaan rumus matematika, kemampuan memahami pola, analisis informasi, ketelitian, kecepatan, dan ketepatan strategi dalam waktu terbatas.

2. Tes Literasi: Kunci Partisipasi dalam Masyarakat Modern

Tes Literasi merupakan subtes dalam UTBK SNBT 2026 yang bertujuan menilai kapasitas peserta dalam mengidentifikasi, memahami, menafsirkan, menciptakan, mengolah informasi, dan berkomunikasi menggunakan materi tertulis dalam berbagai konteks. Literasi dipandang sebagai kunci untuk pengembangan potensi diri dan partisipasi penuh dalam masyarakat modern. Tes ini mencakup tiga komponen:

  • Literasi dalam Bahasa Indonesia: 30 soal dengan waktu 42,5 menit, menghadapkan peserta pada teks berkonteks saintek (kimia, fisika, biologi), sosial humaniora (ekonomi, sejarah, sosiogeografi), dan personal (apresiasi sastra) untuk menguji kemampuan menemukan, memahami, menilai, dan merefleksi informasi.
  • Literasi dalam Bahasa Inggris: 20 soal dengan waktu 20 menit, dengan pendekatan serupa menggunakan teks berbahasa Inggris dalam konteks saintek, sosial humaniora, dan personal.
  • Penalaran Matematika: 20 soal dengan waktu 42,5 menit, menguji kemampuan mengevaluasi situasi, menarik kesimpulan, dan menggunakan argumen logis, termasuk menganalisis argumen matematika, menentukan strategi pemecahan masalah, mengenali pola, dan mengembangkan argumen logis.

Dengan memahami struktur dan waktu pengerjaan ini, peserta diharapkan dapat mempersiapkan diri lebih matang dan strategis untuk menghadapi UTBK SNBT 2026, sehingga peluang keberhasilan dalam seleksi perguruan tinggi dapat meningkat secara signifikan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga