Wakil Ketua MPR: Institusi Pendidikan Harus Bangun Kepekaan Sosial Masyarakat
Wakil Ketua MPR: Pendidikan Harus Bangun Kepekaan Sosial

Wakil Ketua MPR Tekankan Peran Pendidikan dalam Membangun Kepekaan Sosial

Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Lestari Moerdijat, menilai bahwa institusi pendidikan harus mampu membangun kepekaan sosial masyarakat serta berfungsi sebagai jembatan antara ilmu pengetahuan dengan kehidupan nyata. Hal ini diungkapkannya sebagai bagian integral dari kehidupan bernegara yang sehat dan berkelanjutan.

Pernyataan dalam Sidang Terbuka Universitas Pelita Harapan

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Lestari Moerdijat saat memberikan sambutan pada Sidang Terbuka Senat Universitas Pengukuhan 5 Guru Besar di Universitas Pelita Harapan (UPH). Acara berlangsung di UPH Grand Chapel, Karawaci, Tangerang, Banten, pada hari Senin, 20 April 2026.

"Di era yang sarat dengan ketidakpastian dan berdampak pada terjadinya berbagai krisis, baik krisis identitas maupun krisis moral, institusi pendidikan harus mampu berperan aktif untuk ikut mengatasi kondisi tersebut," tegas Lestari Moerdijat dalam keterangan resminya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Fungsi Pendidikan dalam Menanamkan Kesadaran Kebangsaan

Menurut Lestari, institusi pendidikan tidak hanya bertugas untuk mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga harus menanamkan kepekaan sosial dan kesadaran kebangsaan kepada lingkungan sekitarnya serta masyarakat luas. Kehadiran guru besar di perguruan tinggi diharapkan dapat memperkuat peran sebagai penjaga nalar publik, penentu arah kebijakan, dan penghubung antara teori akademis dengan realitas sehari-hari.

Dalam perspektif kebangsaan, sektor pendidikan dipandang sebagai fondasi utama yang menopang kemajuan suatu bangsa. Lestari menegaskan bahwa bangsa yang besar tidak dapat hanya mengandalkan sumber daya alam semata, melainkan juga memerlukan kualitas sumber daya manusia yang unggul dan mampu menghadapi berbagai tantangan kompleks.

Pentingnya Kualitas Sumber Daya Manusia

"Kualitas manusia yang mumpuni hanya bisa dilahirkan oleh kualitas pendidikan yang baik dan mampu mengatasi berbagai tantangan yang ada dalam kehidupan nyata," pungkas Lestari Moerdijat. Pernyataan ini menekankan bahwa pendidikan berkualitas tinggi adalah kunci untuk menghasilkan individu yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki sensitivitas sosial dan kemampuan adaptif dalam menghadapi dinamika global.

Dengan demikian, institusi pendidikan diharapkan dapat berperan sebagai agen perubahan yang signifikan dalam membentuk karakter bangsa dan memperkuat kohesi sosial di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga