Tembok Roboh di SMPN 182 Kalibata Akan Diperbaiki Pekan Ini, Biaya Ditanggung Pemilik
Tembok Roboh di SMPN 182 Kalibata Diperbaiki Pekan Ini

Tembok Roboh di SMPN 182 Kalibata Akan Diperbaiki Pekan Ini, Biaya Ditanggung Pemilik

Tembok pembatas milik warga yang roboh dan menimpa pagar SMP Negeri 182, Kalibata, Jakarta Selatan pada Minggu (15/2/2026) sekitar pukul 11.22 WIB akan segera diperbaiki. Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta memastikan seluruh biaya perbaikan ditanggung oleh pihak pemilik tembok, tanpa menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).

Target Perbaikan dalam Satu Pekan

Kepala Sarana dan Prasarana (Sarpras) Disdik DKI Jakarta, Budiyono, menyatakan bahwa proses perbaikan tembok yang roboh ditargetkan rampung dalam waktu sepekan. "Ditargetkan tanggal 23 selesai (diperbaiki)," katanya dalam keterangan resmi, Selasa (17/2/2026). Ia menegaskan, "Full (perbaikan) semuanya di-cover oleh yang punya tembok."

Inventarisasi Kerusakan dan Koordinasi Lintas Instansi

Saat ini, tim Sarpras bersama Suku Dinas Pendidikan sedang melakukan inventarisasi terhadap kerusakan yang terjadi, termasuk pada pagar sekolah dan sebagian ruang piket. Pagar sementara juga akan dipasang untuk menjaga keamanan lingkungan sekolah selama proses perbaikan berlangsung.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Dalam penanganan pascakejadian, Disdik DKI Jakarta telah berkoordinasi dengan sejumlah instansi dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. "Sudah dilakukan koordinasi ya, antara dengan Sudin, dengan Polsek, dengan Babinsa, FKDM kecamatan, kelurahan Kalibata, Satpol PP," jelas Budiyono. Langkah pertama yang diambil adalah pengerukan oleh Sumber Daya Air (SDA) untuk mencegah parit mampet dan potensi banjir, diikuti proses pembersihan lokasi.

Kronologi dan Kondisi Tembok Sebelum Roboh

Budiyono menjelaskan bahwa tembok tersebut milik warga setempat bernama Sofiana dan Suprayitno, dengan ukuran 5,3 x 60 meter. Tembok roboh menimpa pagar SMPN 182 dan sedikit gedung ruang piket. "Jadi pada hari Minggu tanggal 15 Februari jam 11.22 itu tembok itu rubuh," ucapnya.

Dia mengungkapkan bahwa kondisi tembok itu sebelumnya sudah miring dan direncanakan akan diperbaiki oleh pemiliknya setelah Imlek 2026. "Sebenarnya kemarin sudah disampaikan, cuma kan Bu Sofiana itu mau memperbaiki setelah Imlek. Cuma rupanya rubuh duluan," kata Budiyono. Pihak sekolah sebelumnya telah mengirimkan surat kepada pemilik bangunan agar tembok yang miring segera diperbaiki, namun tidak langsung ditindaklanjuti.

Insiden ini menyoroti pentingnya pemeliharaan infrastruktur di lingkungan sekolah untuk mencegah risiko kecelakaan. Dengan perbaikan yang ditargetkan selesai pekan ini, diharapkan keamanan dan aktivitas belajar mengajar di SMPN 182 Kalibata dapat kembali normal tanpa gangguan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga