Wamensos Agus Jabo Dorong Pembangunan Sekolah Rakyat di Majene
Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono mendorong percepatan persiapan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Hal ini disampaikan saat menerima audiensi Bupati Majene Achmad Syukri di Kantor Kementerian Sosial, Kamis (12/3/2026).
Dorongan untuk Segera Bertindak
Dalam pertemuan tersebut, Agus Jabo menekankan pentingnya Pemerintah Kabupaten Majene segera menyiapkan lahan serta berbagai kebutuhan pendukung agar daerah tersebut dapat menjadi salah satu prioritas pembangunan Sekolah Rakyat. "Kalau bisa kita dorong tahun ini. Kalau belum memungkinkan, kita siapkan agar Majene bisa masuk prioritas tahun depan. Karena itu persiapannya harus mulai dari sekarang," tegas Agus Jabo.
Ia menjelaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat merupakan mandat langsung dari Presiden Republik Indonesia untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin. "Kementerian Sosial mendapat perintah Presiden untuk membangun Sekolah Rakyat. Karena kami tahu tidak bisa bekerja sendiri, maka dibentuklah satgas bersama kementerian dan lembaga lain," paparnya.
Sasaran dan Tujuan Program
Program Sekolah Rakyat secara khusus ditujukan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, terutama yang berada pada desil 1 dan 2 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Melalui program ini, pemerintah ingin memastikan anak-anak dari keluarga miskin ekstrem dapat memperoleh:
- Pendidikan formal yang berkualitas
- Pembinaan keterampilan praktis
- Pembentukan karakter yang kuat
Agus Jabo menambahkan bahwa pengalaman selama enam bulan mengelola Sekolah Rakyat menunjukkan para siswa berasal dari berbagai latar belakang yang beragam dan menimbulkan dinamika tersendiri. Oleh karena itu, selain pendidikan formal, program ini juga menekankan aspek pembentukan karakter dan keterampilan hidup.
Komitmen Pemerintah Daerah
Menanggapi dorongan dari Wamensos, Bupati Majene Achmad Syukri menyampaikan komitmen penuh untuk menjadi bagian dari program Sekolah Rakyat. "Pemkab Majene berkomitmen untuk menjadi bagian dari implementasi program Sekolah Rakyat," ujar Achmad Syukri.
Ia memaparkan kondisi pendidikan di wilayahnya yang masih menghadapi tantangan, di mana masih terdapat anak-anak yang belum bersekolah maupun putus sekolah. Kabupaten Majene yang memiliki luas wilayah sekitar 947 kilometer persegi terdiri dari 8 kecamatan dengan jumlah penduduk sekitar 192 ribu jiwa.
Lahan yang Telah Disiapkan
Pemerintah daerah telah menyiapkan lahan sebagai lokasi pembangunan Sekolah Rakyat seluas 17 hektare di wilayah Sulai, Kecamatan Ulumanda. Sekitar 10 hektare di antaranya memiliki kontur lahan yang relatif landai dan cocok untuk pembangunan fasilitas pendidikan.
Menutup pertemuan, Agus Jabo kembali mengingatkan agar jajaran pemerintah kabupaten Majene segera menindaklanjuti persiapan lahan dan dokumen pendukung Sekolah Rakyat. "Tolong disiapkan," tegasnya sebagai penutup audiensi yang berlangsung produktif tersebut.
Program Sekolah Rakyat ini diharapkan dapat menjadi solusi konkret dalam mengatasi masalah pendidikan dan kemiskinan di daerah, sekaligus mewujudkan pemerataan akses pendidikan berkualitas bagi seluruh anak Indonesia tanpa terkecuali.
