Universitas Negeri Jakarta (UNJ) merayakan Dies Natalis ke-62 dengan mengusung tema pendidikan yang sejalan dengan revolusi industri 5.0. Acara tersebut berlangsung di kampus UNJ, Jakarta, pada Senin (18/5/2026). Dalam sambutannya, Rektor UNJ, Prof. Dr. Komarudin, M.Si., menekankan pentingnya adaptasi pendidikan terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri.
Pendidikan di Era Revolusi Industri 5.0
Revolusi industri 5.0 menekankan kolaborasi antara manusia dan mesin, serta fokus pada kesejahteraan sosial. UNJ berkomitmen untuk mengintegrasikan nilai-nilai ini ke dalam kurikulum dan kegiatan akademik. Menurut Prof. Komarudin, pendidikan harus mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki soft skills yang kuat, seperti kreativitas, empati, dan kemampuan berpikir kritis.
Langkah-Langkah UNJ
Beberapa langkah yang telah dilakukan UNJ antara lain:
- Pengembangan program studi yang relevan dengan industri 5.0, seperti kecerdasan buatan, Internet of Things (IoT), dan big data.
- Kerja sama dengan berbagai industri dan lembaga riset untuk memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa.
- Pelatihan bagi dosen untuk menguasai teknologi terbaru dan metode pengajaran inovatif.
Dampak bagi Mahasiswa
Mahasiswa UNJ diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang mampu menjembatani kesenjangan antara dunia akademik dan industri. Mereka juga didorong untuk aktif dalam penelitian dan pengembangan yang berdampak pada masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr. Yeti Supriyati, M.Pd., menambahkan bahwa UNJ juga fokus pada pendidikan karakter dan etika, sehingga lulusan tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas.
Dies Natalis ke-62 UNJ juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan, seperti seminar nasional, pameran inovasi, dan pentas seni. Acara ini menjadi momentum bagi UNJ untuk terus berbenah dan berkontribusi dalam dunia pendidikan Indonesia.



