SPMB 2026 Sekolah Nasional Terintegrasi Baru Dimulai Besok, Ini yang Perlu Diketahui
SPMB 2026 Sekolah Nasional Terintegrasi Dimulai Besok

Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) 2026 untuk Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) akan resmi dimulai besok, Rabu, 21 Juli 2026. Pendaftaran dibuka mulai pukul 08.00 WIB dan akan berlangsung hingga 14 Agustus 2026. Informasi ini disampaikan langsung oleh Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Anang Ristanto, dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (20/7/2026).

Sekolah Nasional Terintegrasi: Apa Itu?

Sekolah Nasional Terintegrasi merupakan model sekolah yang menggabungkan kurikulum nasional dengan pendekatan integratif lintas disiplin ilmu. Sekolah ini dirancang untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki karakter kuat dan keterampilan abad ke-21. Program ini akan diterapkan di 50 sekolah percontohan yang tersebar di 20 provinsi di Indonesia.

“Sekolah Nasional Terintegrasi adalah terobosan baru dalam dunia pendidikan Indonesia. Kami ingin menciptakan ekosistem belajar yang holistik, di mana siswa tidak hanya diajarkan teori, tetapi juga dilatih untuk berpikir kritis, kreatif, dan kolaboratif,” ujar Anang Ristanto.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Jadwal dan Tahapan SPMB 2026

Pendaftaran SPMB 2026 untuk SNT dibagi menjadi dua jalur: jalur prestasi dan jalur reguler. Jalur prestasi ditujukan bagi siswa yang memiliki prestasi akademik atau non-akademik di tingkat nasional maupun internasional. Sementara jalur reguler terbuka untuk seluruh lulusan SMA/sederajat tahun 2024, 2025, dan 2026.

Berikut jadwal lengkap SPMB 2026 SNT:

  • Pendaftaran jalur prestasi: 21 Juli – 4 Agustus 2026
  • Pengumuman hasil jalur prestasi: 8 Agustus 2026
  • Pendaftaran jalur reguler: 21 Juli – 14 Agustus 2026
  • Ujian tulis berbasis komputer (UTBK): 20–22 Agustus 2026
  • Pengumuman hasil akhir: 5 September 2026

Pendaftaran dilakukan secara online melalui portal resmi SPMB di https://spmb.kemdikbud.go.id. Calon peserta diwajibkan memiliki akun SNPMB dan melengkapi data diri, nilai rapor, serta dokumen pendukung lainnya.

Syarat dan Ketentuan Pendaftaran

Untuk dapat mengikuti SPMB 2026 SNT, calon peserta harus memenuhi syarat-syarat berikut:

  1. Warga Negara Indonesia (WNI) atau Warga Negara Asing (WNA) yang memiliki izin tinggal tetap.
  2. Lulusan SMA/MA/SMK/sederajat tahun 2024, 2025, atau 2026.
  3. Memiliki nilai rapor semester 1–5 dengan rata-rata minimal 70 (skala 100) untuk jalur reguler.
  4. Menyertakan surat keterangan lulus atau ijazah bagi lulusan tahun 2024 dan 2025.
  5. Bagi pendaftar jalur prestasi, wajib menyertakan sertifikat atau piagam penghargaan yang dilegalisir.

Biaya pendaftaran untuk jalur reguler sebesar Rp 200.000, sedangkan jalur prestasi gratis. Pembayaran dapat dilakukan melalui bank yang bekerja sama dengan Kemendikbudristek.

Materi Ujian dan Bobot Penilaian

UTBK untuk SNT akan menguji tiga materi utama: Tes Potensi Skolastik (TPS), Tes Literasi, dan Tes Karakter. Bobot penilaian terdiri dari 40% TPS, 30% Tes Literasi, dan 30% Tes Karakter. Menurut Anang, Tes Karakter merupakan inovasi baru yang bertujuan mengukur sikap, nilai, dan kepribadian calon mahasiswa.

“Tes Karakter ini penting untuk memastikan bahwa calon mahasiswa tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas, empati, dan semangat gotong royong. Ini sejalan dengan visi Sekolah Nasional Terintegrasi,” jelas Anang.

Selain itu, bagi pendaftar jalur prestasi, penilaian didasarkan pada portofolio prestasi dan wawancara. Setiap sekolah SNT memiliki kuota maksimal 30% untuk jalur prestasi.

Dampak dan Harapan ke Depan

Dengan dimulainya SPMB 2026, Kemendikbudristek berharap dapat menjaring calon mahasiswa terbaik yang siap mengikuti program SNT. Program ini ditargetkan menjadi model pendidikan masa depan yang dapat direplikasi di lebih banyak sekolah di Indonesia.

“Kami optimis bahwa Sekolah Nasional Terintegrasi akan mencetak generasi emas Indonesia 2045. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh siswa berprestasi untuk mendaftar dan menjadi bagian dari perubahan ini,” tutup Anang.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga