Ketum TP PKK Dorong Siswa SMAN 9 Gowa Asah Bakat dan Potensi Diri
Ketum TP PKK Dorong Siswa SMAN 9 Gowa Asah Bakat

Ketua Umum Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), Tri Tito Karnavian, memberikan dorongan kepada para siswa SMAN 9 Gowa untuk terus mengasah bakat dan potensi diri. Ia juga mengajak siswa agar memanfaatkan waktu secara optimal dengan membaca, belajar, dan menambah pengetahuan.

Pentingnya Investasi Ilmu Pengetahuan

Dalam keterangan tertulis yang diterima pada Kamis (7/5/2026), Tri menyampaikan bahwa membaca merupakan salah satu bentuk investasi diri melalui ilmu pengetahuan. Ia menyarankan jika membaca dirasa kurang, siswa dapat mengikuti kursus atau kegiatan lain untuk terus meningkatkan keterampilan.

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Talkshow, Fun Learning, Parenting, Keterampilan, dan Lingkungan Sekolah di SMAN 9 Gowa, Sulawesi Selatan, pada Selasa (5/5/2026). Dalam sambutannya, Tri menekankan bahwa proses belajar tidak terbatas pada pelajaran sekolah, melainkan juga mencakup pengembangan keterampilan lain, termasuk penguasaan bahasa asing.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Penguasaan Bahasa Asing di Era Global

Menurut Tri, kemampuan berbahasa, khususnya bahasa Inggris, menjadi semakin penting di tengah dunia yang semakin tanpa batas. Ia mengatakan, meskipun bukan penutur asli, setidaknya siswa harus memahami bahasa Inggris. Jika mampu, menambah satu bahasa asing lagi akan membuka peluang komunikasi dengan lebih banyak kalangan.

Memanfaatkan Teknologi Secara Bijak

Tri juga mengingatkan pentingnya memanfaatkan kemajuan teknologi secara bijak. Ia mendorong siswa untuk menggunakan perangkat digital sebagai sarana belajar dan pengembangan diri, bukan sekadar hiburan. Ia mencontohkan, selain bermain gim, banyak kursus online yang bisa diakses melalui gadget.

Ia menambahkan, siswa harus menyisihkan waktu minimal beberapa menit setiap hari untuk belajar. Perencanaan yang matang dalam meraih cita-cita juga ditekankan oleh Tri. Ia mengajak siswa untuk menyusun langkah-langkah konkret, setidaknya dalam jangka pendek, guna mencapai tujuan yang diinginkan.

Kualitas Diri Lebih Penting dari Penampilan

Tri menilai perubahan cita-cita di usia sekolah adalah hal yang wajar. Namun, yang terpenting adalah kesiapan diri dan kesungguhan dalam berusaha. Ia menegaskan bahwa kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh penampilan fisik, melainkan juga oleh kualitas diri seperti kecerdasan, sikap, dan kepribadian.

Tri menekankan bahwa kecantikan fisik saja tidak cukup; harus diimbangi dengan kecantikan intelektual, karakter, dan moralitas yang baik. Ia mengatakan, untuk mendapatkan penghargaan dari orang lain, tidak cukup hanya mengandalkan penampilan luar.

Mandiri dalam Pengembangan Diri

Pada kesempatan tersebut, Tri juga memotivasi siswa untuk tidak bergantung pada orang lain dalam mengembangkan diri. Ia mendorong siswa untuk terus meningkatkan literasi, keterampilan, dan kepercayaan diri. Ia meminta siswa memanfaatkan peluang di era digital untuk belajar dan berkembang.

Tri menutup dengan pesan agar siswa memiliki kebebasan yang didasari kepercayaan pada kemampuan diri sendiri, tanpa terlalu bergantung pada sikap orang lain terhadap mereka.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga