KOMPAS.com - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek), Brian Yuliarto, secara resmi membuka Fakultas Kedokteran (FK) di Universitas Negeri Manado (Unima) pada Kamis, 11 Juni 2026. Peresmian ini merupakan langkah strategis untuk memperluas akses pendidikan kedokteran di kawasan timur Indonesia, khususnya di Provinsi Sulawesi Utara, guna memperkuat pemerataan layanan kesehatan.
Investasi Besar untuk Masa Depan
Brian Yuliarto menyatakan bahwa peresmian FK Unima menandai dimulainya investasi besar untuk masa depan provinsi tersebut. Para dokter yang akan lulus dari fakultas ini diharapkan dapat memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat Sulawesi Utara. Pendirian FK Unima merupakan inisiatif dan prioritas Presiden RI Prabowo Subianto, yang kemudian ditindaklanjuti melalui kerja sama dengan Pemerintah Daerah dan berbagai pihak terkait.
Manfaat bagi Masyarakat
Kehadiran FK Unima diharapkan tidak hanya meningkatkan jumlah tenaga medis di wilayah timur Indonesia, tetapi juga mendorong pemerataan kualitas layanan kesehatan. Dengan adanya fakultas kedokteran ini, calon dokter dari Sulawesi Utara dan sekitarnya tidak perlu lagi merantau jauh untuk menempuh pendidikan kedokteran. Hal ini sekaligus menjadi solusi untuk mengatasi kekurangan dokter di daerah terpencil.
Langkah ini sejalan dengan visi pemerintah untuk memperkuat sistem kesehatan nasional, terutama di daerah yang masih minim akses terhadap layanan medis. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan institusi pendidikan, menjadi kunci keberhasilan program ini.



