Perpustakaan Jakarta Nyi Ageng Serang yang terletak di Jl. H.R. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, resmi beroperasi kembali. Perpustakaan ini buka setiap hari dari pukul 09.00 hingga 22.00 WIB, kecuali pada hari libur nasional dan cuti bersama.
Jam Operasional dan Ketentuan Kunjungan
Berdasarkan informasi dari akun Instagram resmi @perpusjkt_nas, jam operasional perpustakaan adalah Senin hingga Minggu pukul 09.00–22.00 WIB. Perpustakaan tutup pada hari libur nasional dan cuti bersama.
Untuk kunjungan individu, pengunjung diwajibkan mendaftar melalui aplikasi Jaklitera atau situs web perpustakaan.jakarta.go.id. Setelah menyelesaikan pendaftaran dan menerima verifikasi OTP melalui email, pengunjung dapat langsung datang sesuai jam operasional dengan memindai barcode keanggotaan di pintu masuk.
Bagi warga negara asing (WNA), wajib membawa data diri berupa KITAS atau paspor, dan petugas akan membantu proses masuk.
Koleksi dan Fasilitas
Perpustakaan Nyi Ageng Serang memiliki koleksi sekitar 55 ribu buku. Selain ruang baca, tersedia area belajar dan kerja, Serambi Jakarta, Serambi Nada, ruang lokakarya, Aula Gemar Baca, bilik privat, bilik diskusi, bilik multimedia, kios katalog, loker, Aksara Rasa, serta layanan sirkulasi, penelusuran informasi, dan bimbingan perpustakaan.
Peresmian oleh Gubernur DKI Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan Perpustakaan Jakarta Nyi Ageng Serang di Kuningan pada Selasa (7/7/2026). Fasilitas yang sempat tidak difungsikan sejak 2020 itu kini dibuka untuk umum dengan jam operasional hingga pukul 22.00 WIB.
“Fasilitasnya sudah kita sempurnakan, kita perbaiki, kita permudah. Dan nanti akan dibuka sama seperti di perpustakaan yang ada di Taman Ismail Marzuki sampai dengan jam 10 malam,” kata Pramono.
Pramono menjelaskan bahwa perpustakaan tersebut terhenti operasionalnya sejak 2020 karena berbagai kendala, termasuk pandemi COVID-19. Setelah dilakukan perbaikan, perpustakaan kini dapat beroperasi hingga malam hari.
“Hari ini saya baru saja meresmikan Perpustakaan Jakarta Nyi Ageng Serang yang sempat terhenti, tidak difungsikan, tidak digunakan dari tahun 2020 karena kendala operasional dan pada waktu itu COVID dan sebagainya,” ujarnya.
Harapan Peningkatan Minat Baca
Pramono berharap minat baca warga meningkat dengan dibukanya kembali perpustakaan ini. Ia juga berharap fasilitas tersebut dimanfaatkan dengan baik oleh warga, khususnya pelajar dan mahasiswa.
“Mudah-mudahan dengan fasilitas yang dimiliki, dan nanti saya akan minta untuk buku-bukunya tetap ditambah, dilengkapi, karena memang ini terutama bagi bukunya agak serius di tempat ini. Jadi untuk kalangan pelajar dan juga untuk mahasiswa,” ucapnya.



