BRIN Ungkap Masalah Anggaran PAUD di Program Wajib Belajar 13 Tahun
BRIN: Anggaran PAUD Masih Jauh dari Rekomendasi Global

BRIN Temukan Masalah Anggaran PAUD dalam Program Wajib Belajar 13 Tahun

Hasil penelitian terbaru dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengungkapkan bahwa masih terdapat sejumlah kendala dalam pelaksanaan program pemerintah Wajib Belajar 13 Tahun. Salah satu masalah utama yang diidentifikasi adalah ketidaksesuaian anggaran untuk mendukung Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Anggaran PAUD Masih Jauh di Bawah Standar Global

Kepala Pusat Riset Pendidikan BRIN, Trina Fizzanty, dalam penelitiannya menyoroti bahwa alokasi dana untuk PAUD saat ini masih berada di bawah dua persen dari total anggaran pendidikan nasional. Angka ini sangat kontras dengan rekomendasi global yang menetapkan standar minimal sebesar 10 persen.

"Anggaran pendidikan PAUD masih di bawah dua persen dari anggaran pendidikan nasional, jauh dari rekomendasi global 10 persen," tulis Trina dalam penelitiannya yang dikutip pada Jumat, 6 Februari 2026.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Penelitian ini dilakukan bersama timnya dan menggarisbawahi bahwa ketimpangan anggaran ini dapat menghambat efektivitas program Wajib Belajar 13 Tahun secara keseluruhan. Program yang dimaksudkan untuk memperluas akses pendidikan hingga jenjang menengah atas ini dinilai belum optimal karena fondasi di tingkat PAUD belum didukung secara memadai.

Implikasi dan Tantangan ke Depan

Beberapa poin kritis yang diangkat dalam penelitian BRIN meliputi:

  • Kualitas Pendidikan: Keterbatasan anggaran berpotensi mempengaruhi kualitas pembelajaran dan fasilitas di lembaga PAUD.
  • Aksesibilitas: Kurangnya dana dapat menyulitkan perluasan akses PAUD, terutama di daerah terpencil.
  • SDM Pendidik: Anggaran yang tidak memadai mungkin berdampak pada pelatihan dan kesejahteraan guru PAUD.

BRIN menekankan bahwa peningkatan alokasi anggaran untuk PAUD bukan hanya sekadar memenuhi rekomendasi internasional, tetapi juga investasi strategis untuk membangun fondasi pendidikan yang kuat sejak dini. Tanpa dukungan finansial yang cukup, program Wajib Belajar 13 Tahun berisiko tidak mencapai target yang diharapkan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga