Deddy Corbuzier Soroti Pentingnya Literasi dan Attention Span di Peluncuran Buku
Deddy Corbuzier Soroti Literasi dan Attention Span di Peluncuran Buku

JAKARTA, KOMPAS.com — YouTuber dan kreator konten ternama, Deddy Corbuzier, menyoroti urgensi literasi dan kebiasaan membaca dalam acara peluncuran buku perdana karya Ferry Irwandi bertajuk Prinsipil Ekonomi. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian Malaka Books Grand Launch yang digelar di Citywalk Sudirman, Jakarta, pada Minggu (15/2/2026).

Pentingnya Melatih Daya Fokus

Dalam kesempatan tersebut, Deddy Corbuzier menekankan bahwa membaca buku bukan sekadar aktivitas hiburan, melainkan cara efektif untuk melatih daya fokus atau attention span. Ia memprediksi bahwa di masa depan, kemampuan ini akan menjadi aset yang semakin berharga dan langka.

Pernyataan Deddy Corbuzier

"Dengan membaca buku, kita secara tidak langsung melatih attention span kita. Ke depannya, attention span akan menjadi sebuah kemewahan, sesuatu yang sangat amat berharga," ujar Deddy dengan penuh semangat.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Malaka Books atas inisiatifnya dalam mendorong budaya literasi, khususnya di kalangan anak muda. "Untuk Malaka Books, selamat! Sungguh luar biasa kalian memikirkan teman-teman kita semua, terutama generasi muda, untuk tetap gemar membaca buku. Ini adalah tradisi yang harus terus kita lestarikan bersama," tambahnya.

Konteks Acara dan Dampak Positif

Peluncuran buku Prinsipil Ekonomi karya Ferry Irwandi ini tidak hanya menjadi momen penting bagi dunia penerbitan, tetapi juga menyoroti isu literasi yang kerap terabaikan di era digital. Deddy Corbuzier, sebagai figur publik yang berpengaruh, menggunakan platformnya untuk mengingatkan masyarakat akan nilai-nilai pendidikan dan pengembangan diri melalui membaca.

Acara ini dihadiri oleh berbagai kalangan, mulai dari pecinta buku, ekonom, hingga kreator konten, yang bersama-sama mendiskusikan pentingnya membangun kebiasaan membaca sejak dini. Dengan pesan yang disampaikan Deddy, diharapkan dapat memicu kesadaran lebih luas tentang peran literasi dalam membentuk generasi yang lebih fokus dan kritis.