Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, mengajak mahasiswa dan dosen untuk memanfaatkan peluang belajar di luar negeri. Menurut Mu'ti, kesempatan ini dapat menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas diri, memperluas wawasan, serta membangun jejaring global yang lebih luas.
Peluang Belajar di Luar Negeri Terbuka Lebar
Mu'ti menegaskan bahwa kesempatan untuk belajar maupun meraih beasiswa internasional terbuka bagi siapa saja yang memiliki kesungguhan dalam menekuni bidang ilmu tertentu. Ia mengatakan, "Kesempatan itu sangat terbuka. Namun semuanya mensyaratkan kesungguhan untuk menekuni bidang ilmu tertentu. Kuncinya ada pada komitmen." Pernyataan tersebut disampaikan dalam keterangan tertulis pada Jumat (19/6/2026).
Komitmen sebagai Kunci Utama
Menurut Mu'ti, komitmen merupakan faktor penentu utama dalam memanfaatkan peluang beasiswa dan studi di luar negeri. Tanpa adanya komitmen yang kuat, seseorang akan sulit bersaing dan menyelesaikan program studi dengan baik. Ia berharap mahasiswa dan dosen dapat melihat peluang ini sebagai investasi jangka panjang bagi pengembangan diri dan kontribusi bagi kemajuan bangsa.
Dengan memanfaatkan beasiswa internasional, diharapkan para mahasiswa dan dosen tidak hanya memperoleh ilmu pengetahuan, tetapi juga pengalaman berharga yang dapat diterapkan di Indonesia. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan global.



