LPDP Pastikan Beasiswa Tetap Berjalan
Di tengah kebijakan efisiensi anggaran negara, Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) menjamin bahwa program beasiswa kuliah tidak akan terpengaruh. Direktur Utama LPDP, Yon Arsal, menegaskan hal ini dalam jumpa pers di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, pada Senin (29/6/2026).
Dana Abadi Rp 180,81 Triliun
Yon Arsal menjelaskan bahwa per 31 Mei 2026, total dana abadi yang dikelola LPDP mencapai Rp 180,81 triliun. Dana ini dikelola untuk mendukung program beasiswa dan pendidikan tinggi di Indonesia.
Efisiensi Hanya untuk Operasional Kantor
Menurut Yon, efisiensi anggaran memang berdampak pada LPDP, namun hanya terbatas pada biaya operasional kantor. "Apakah kita terdampak efisiensi anggaran? Terdampak tapi biaya operasional kantor kita yang kita potong-potong. Tapi kalau untuk di luar itu, kita akan optimalkan hasil investasi karena itu amanah dan yang harus kita kelola bersama," ucap Yon Arsal.
Optimalkan Hasil Investasi
LPDP berkomitmen untuk mengoptimalkan hasil kelolaan investasi dana abadi guna memastikan keberlanjutan program beasiswa. Yon menekankan bahwa hal ini merupakan amanah yang harus dijaga bersama. Dengan demikian, para penerima beasiswa tidak perlu khawatir akan adanya penghentian atau pengurangan program.



