PNM Gelar Kegiatan Ramadan dengan Santunan dan Roleplay untuk Anak Yatim dan Duafa
Ramadan menjadi momen istimewa bagi umat Islam untuk memperbanyak amal dan mendekatkan diri kepada Allah SWT, termasuk melalui berbagi kepada anak yatim dan duafa. Semangat ini mendorong PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menyelenggarakan rangkaian kegiatan bertajuk 'Ramadan Madani, Maknai Harmoni', yang bertujuan menumbuhkan harapan dan kepedulian sosial.
Inspirasi dari Hadist dan Implementasi Program
Dodot Patria Ary, Sekretaris Perusahaan PNM, menyampaikan bahwa Ramadan adalah waktu terbaik untuk berbagi. "Kami ingin anak-anak merasakan bahwa masa depan mereka terbuka luas. Melalui pengalaman kecil hari ini, kami berharap mereka melihat bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk belajar, bertumbuh, dan suatu hari nanti memberi manfaat bagi banyak orang," ujarnya dalam keterangan tertulis pada Senin (9/3/2026).
Program ini terinspirasi dari hadist Rasulullah SAW yang menegaskan keutamaan menyantuni anak yatim, dengan perumpamaan kedekatan di surga seperti dua jari yang dirapatkan. PNM menghadirkan berbagai kegiatan positif selama Ramadan, termasuk kajian setelah Zuhur, buka puasa bersama setiap hari, dan itikaf untuk refleksi spiritual.
Santunan dan Roleplay sebagai Puncak Kegiatan
Sebagai puncak rangkaian, PNM menyelenggarakan santunan bagi 250 anak yatim dan duafa pada 5 Maret lalu. Mereka berasal dari Yayasan Kota Pelangi, Yayasan Aisyiyah Taman Menteng, serta keluarga nasabah PNM Mekaar dhuafa. Selain mengaji, mendengarkan tausiyah, dan menerima santunan, anak-anak diajak mengenal dunia kerja melalui roleplay di berbagai divisi PNM.
Melalui kegiatan ini, mereka merasakan langsung proses pemberdayaan PNM bagi pengusaha ultra mikro, mikro, dan kecil. Didampingi Insan PNM, anak-anak mempraktikkan aktivitas sederhana yang menggambarkan peran setiap divisi dalam mendukung masyarakat prasejahtera, dikemas secara ringan dengan permainan agar mudah dipahami.
Dampak dan Harapan untuk Masa Depan
Salah satu peserta dengan gembira mengungkapkan, "Seru sekali bisa ikut kegiatan ini. Aku jadi tahu kalau bekerja bisa membantu banyak orang. Semoga nanti aku juga bisa punya pekerjaan yang bermanfaat seperti kakak-kakak di sini." Pengalaman ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat dan harapan bahwa setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk bermimpi dan berkontribusi, tanpa memandang latar belakang sosial atau ekonomi.
Kegiatan Ramadan Madani oleh PNM tidak hanya sekadar santunan, tetapi juga upaya mendalam untuk menginspirasi generasi muda melalui edukasi praktis tentang pemberdayaan UMKM, sejalan dengan nilai-nilai spiritual bulan suci.
