Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez dijadwalkan menghadiri final Piala Dunia 2026 di New Jersey, Amerika Serikat, pada Minggu (19/7/2026) waktu setempat. Ia akan menyaksikan langsung tim nasional Spanyol bertanding melawan juara bertahan Argentina memperebutkan gelar juara dunia.
Kunjungan ke Aljazair Setelah Final
Kantor Sanchez mengonfirmasi bahwa usai menonton pertandingan final, pemimpin Spanyol tersebut akan melanjutkan perjalanan ke Aljazair untuk melakukan kunjungan resmi. Hal ini disampaikan oleh pihak kepolisian Spanyol kepada AFP pada Jumat (17/7/2026).
Kehadiran Keluarga Kerajaan dan Ketegangan dengan Trump
Raja Spanyol Felipe VI, Ratu Letizia, dan kedua putri mereka juga direncanakan hadir dalam final tersebut, menurut pernyataan istana kerajaan Spanyol. Sanchez, yang dikenal sebagai kritikus vokal Presiden AS Donald Trump, memiliki hubungan yang tegang dengan Trump. Trump juga berencana menghadiri final Piala Dunia tersebut.
Ketegangan antara keduanya dipicu oleh sikap Sanchez yang menolak mengizinkan militer AS menggunakan pangkalan militer Spanyol untuk operasi perang di Iran. Selain itu, Sanchez juga mengutuk tindakan Amerika yang menggulingkan Presiden Venezuela Nicolas Maduro.
Pernyataan Trump di KTT NATO
Pada KTT NATO di Turki awal Juli 2026, Trump menyebut Spanyol sebagai "mitra yang buruk di NATO" dan menyatakan bahwa AS tidak ingin "melakukan bisnis perdagangan apa pun dengan Spanyol lagi". Pernyataan ini memperburuk hubungan bilateral kedua negara.
Menanggapi hal tersebut, Sanchez berusaha meredakan ketegangan. Dalam konferensi pers usai KTT NATO, ia menegaskan bahwa hubungan antara Spanyol dan AS "positif". Ia juga mengungkapkan telah melakukan "obrolan informal" dengan Trump mengenai sepak bola selama KTT dan menegaskan bahwa "sama sekali tidak ada ketegangan".
Final Piala Dunia 2026 akan menjadi panggung bagi Spanyol untuk meraih gelar juara dunia kedua setelah 2010, sekaligus menjadi akhir era Lionel Messi atau awal era Lamine Yamal.



