Arus Lalu Lintas Sekitar GBK Padat Jelang Final FIFA Series 2026
Menjelang pertandingan final FIFA Series 2026 antara Timnas Indonesia dan Bulgaria, kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) di Jakarta mulai dipadati oleh para suporter. Berdasarkan pantauan, para pendukung Garuda telah membanjiri area GBK sejak setelah magrib, menggunakan berbagai moda transportasi.
Kondisi Lalu Lintas di Berbagai Titik
Di Jalan Jenderal Sudirman, arus lalu lintas terpantau cukup ramai karena bertepatan dengan waktu pulang kerja. Keberadaan beberapa halte Transjakarta di depan GBK turut berkontribusi pada kepadatan sesekali, terutama akibat bus non-BRT.
Sementara itu, di Gerbang 10 GBK atau yang lebih dikenal sebagai Gerbang Pemuda di Jalan Pemuda, kondisi lalu lintas tampak lebih padat. Hal ini disebabkan oleh pertemuan jalur dari flyover arah Jalan Gatot Subroto dan masuknya sejumlah kendaraan melalui gerbang tersebut.
Sebaliknya, Gerbang Utama GBK di Jalan Asia Afrika terpantau sepi karena hanya dibuka untuk pejalan kaki. Demikian pula dengan Gerbang 5 dekat FX Sudirman yang masih dalam kondisi lancar. Di dalam area GBK, arus lalu lintas didominasi oleh pejalan kaki, dan beberapa titik parkir telah dipenuhi oleh suporter serta masyarakat yang berolahraga.
Jadwal Pertandingan Tetap Sesuai Rencana
Pertandingan final FIFA Series 2026 antara Timnas Indonesia dan Bulgaria dipastikan tidak mengalami perubahan jadwal. Laga ini akan tetap digelar pada Senin, 30 Maret 2026, pukul 20.00 WIB di Stadion Utama GBK, meskipun pertandingan peringkat ketiga sempat diundur akibat cuaca buruk.
"Kalau yang kita terima jadwalnya tetap, enggak ada perubahan," ujar Sumardji, Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, saat tiba bersama skuad Garuda di stadion.
Pengamanan Ribuan Personel
Untuk mengamankan acara ini, sebanyak 1.700 personel gabungan dari kepolisian, TNI, Pemprov DKI Jakarta, dan instansi lainnya telah dikerahkan. Mereka akan ditempatkan di berbagai titik strategis di sekitar GBK, mulai dari pintu masuk hingga sekeliling kawasan Senayan.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Reynold E.P Hutagalung, mengimbau para suporter untuk tidak membawa barang-barang terlarang seperti petasan, flare, senjata tajam, narkoba, atau minuman beralkohol ke dalam stadion. "Kami akan menjaga keamanan para suporter yang menonton di GBK, agar semua pihak dapat menjaga keamanan dan ketertiban di lokasi pertandingan," jelasnya.
Reynold juga berharap agar para pendukung timnas dapat menjaga suasana tetap kondusif dan menghindari tindakan anarkis atau pengrusakan fasilitas umum. Dengan persiapan ini, diharapkan laga final dapat berlangsung dengan aman dan lancar bagi semua pihak yang terlibat.



