Pemerintah Italia dengan tegas menolak usulan dari utusan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang meminta agar Italia menggantikan Iran di Piala Dunia 2026. Utusan Trump, Paolo Zampolli, sebelumnya mengklaim telah meminta Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) untuk melakukan pergantian tersebut.
Penolakan Resmi Italia
Para pejabat Italia menyatakan penolakan mereka secara resmi terhadap usulan kontroversial ini. Mereka menegaskan bahwa Italia tidak akan mengambil bagian dalam skema yang tidak etis dan melanggar aturan FIFA. Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung di tiga negara Amerika Utara, yaitu Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada, yang dimulai pada Juni 2026.
Latar Belakang Konflik
Usulan utusan Trump ini muncul di tengah ketegangan konflik Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel melawan Iran. Saat ini, situasi perang sedang berada dalam masa gencatan senjata. Penolakan Italia menunjukkan sikap independen dan komitmen terhadap integritas olahraga internasional.
Langkah ini juga mendapat tanggapan dari berbagai pihak, termasuk pengamat sepak bola yang menilai bahwa usulan tersebut tidak realistis dan berpotensi merusak kredibilitas FIFA. Italia sendiri telah lama menjadi kekuatan sepak bola dunia, namun mereka tidak ingin terlibat dalam kontroversi politik yang tidak perlu.



