Sejarah Piala Thomas-Uber: China dan Indonesia Satu-satunya Negara Kawinkan Gelar
China dan Indonesia Kawinkan Gelar Piala Thomas-Uber

Piala Thomas-Uber memasuki edisi ke-22 sejak pertama kali menerapkan format penyelenggaraan gabungan pada 1984. Sebelumnya, Piala Thomas (1949-1984) dan Piala Uber (1957-1984) digelar secara terpisah setiap tiga tahun sekali.

Era Baru Format Gabungan

Era baru gabungan penyelenggaraan turnamen beregu paling bergengsi sejagat ini lantas memunculkan potensi kawin gelar satu negara. Sepanjang sejarah, hanya ada dua negara yang mampu mengawinkan gelar juara Piala Thomas-Uber, yakni China dan Indonesia.

Dominasi China dan Indonesia

China menjadi negara tersukses dengan raihan kawin gelar terbanyak, sementara Indonesia menjadi negara pertama yang melakukannya pada edisi awal format gabungan. Prestasi ini menunjukkan kekuatan bulu tangkis kedua negara di level tertinggi dunia.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga
Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram