Perbasi Soroti Transparansi Piala Presiden Basket 2019 Sebagai Contoh Positif
Perbasi Soroti Transparansi Piala Presiden Basket 2019

Meskipun pergelaran Piala Presiden Bola Basket 2019 telah berakhir, dampak positifnya masih terus bergema di kalangan pengurus olahraga nasional. Pengurus Pusat (PP) Persatuan Bola Basket (Perbasi) periode 2019-2023 yang dipimpin oleh Danny Kosasih menangkap kesan positif terkait transparansi dari ajang pramusim kompetisi bola basket di Tanah Air tersebut sebagai contoh yang harus dilanjutkan dan dikembangkan.

Sukses Penyelenggaraan di Solo

Turnamen Piala Presiden Bola Basket 2019 berlangsung di Sritex Arena, Solo, pada tanggal 20 hingga 24 November lalu. Ajang ini sukses menempatkan Satria Muda sebagai juara setelah di partai pamungkas berhasil mengandaskan perlawanan Amartha Hangtuah. Prestasi tim dan kelancaran acara menjadi sorotan utama, namun ada aspek lain yang tak kalah penting.

Hasil Audit yang Menggembirakan

Setelah selesai menggelar Piala Presiden Bola Basket 2019, hasil audit dari kantor akuntan publik ternama, Price Waterhouse Coopers (PwC) Indonesia, menyatakan bahwa ajang tersebut menunjukkan hasil Wajar Tanpa Pengecualian. Laporan audit ini menjadi bukti konkret bahwa penyelenggaraan turnamen berjalan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas keuangan yang tinggi.

Danny Kosasih dan jajaran pengurus Perbasi menekankan bahwa transparansi semacam ini tidak hanya penting untuk membangun kepercayaan publik, tetapi juga untuk memastikan bahwa setiap sumber daya yang digunakan dalam kompetisi basket nasional dikelola dengan baik dan bertanggung jawab. Mereka berharap bahwa contoh positif dari Piala Presiden 2019 dapat menjadi standar bagi penyelenggaraan turnamen basket lainnya di Indonesia, mendorong budaya sportivitas yang lebih luas dan profesionalisme dalam manajemen olahraga.