Pebulu tangkis Indonesia, Apriyani Rahayu, membuka babak baru dalam kariernya dengan beralih sektor dari ganda putri ke ganda campuran. Atlet berusia 28 tahun itu kini akan berpasangan dengan Dejan Ferdinansyah. Keputusan ini diambil oleh Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) sebagai bagian dari program percepatan prestasi.
Perjalanan Karier Apriyani
Apriyani dikenal luas sebagai spesialis ganda putri. Bersama Greysia Polii, ia berhasil mempersembahkan medali emas Olimpiade Tokyo 2020, sebuah pencapaian bersejarah bagi Indonesia. Namun, setelah Greysia Polii memutuskan gantung raket pada tahun 2023, performa Apriyani mengalami penurunan. Ia sempat berganti-ganti pasangan, namun hasil yang diraih belum maksimal.
Alasan Perpindahan Sektor
PBSI menilai bahwa potensi Apriyani masih besar dan perlu dioptimalkan. Perpindahan ke ganda campuran diharapkan dapat memberikan tantangan baru sekaligus peluang untuk meraih prestasi lebih tinggi. Dejan Ferdinansyah, yang sebelumnya juga aktif di ganda campuran, dianggap sebagai pasangan yang cocok untuk Apriyani. Keduanya diharapkan dapat segera membangun chemistry dan bersaing di level internasional.
Target ke Depan
Dengan perubahan sektor ini, Apriyani dan Dejan akan mulai berlatih bersama dan dijadwalkan mengikuti turnamen-turnamen internasional dalam waktu dekat. PBSI optimistis bahwa pasangan baru ini bisa menjadi andalan Indonesia di nomor ganda campuran. Apriyani sendiri mengaku siap menghadapi tantangan baru dan bertekad untuk kembali meraih prestasi gemilang.



