Provinsi Banten dan Lampung telah ditunjuk sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII Tahun 2032. Dalam persiapan penyelenggaraan, Pemerintah Provinsi Banten tidak hanya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk membangun fasilitas penunjang. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten, Arlan Marzan, menyatakan bahwa Pemprov Banten akan mendapatkan bantuan dana dari pemerintah pusat, namun saat ini masih dalam tahap penyusunan permohonan dukungan.
Pembangunan Fasilitas Berbasis APBD
Arlan menjelaskan bahwa belum ada nominal pasti bantuan dari pusat. Pihaknya tengah menyusun rencana kerja dan permohonan dukungan pembiayaan ke pemerintah pusat. Sementara itu, Pemprov Banten telah memulai pembangunan fasilitas penunjang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Salah satu proyek yang dikerjakan adalah penambahan fasilitas parkir di kawasan Banten International Stadium (BIS), Kota Serang, yang akan menjadi pusat olahraga utama.
“Dari 2026 sudah secara bertahap dikerjakan. Menggunakan APBD,” ujar Arlan pada Jumat, 22 Mei 2026. Ia menargetkan seluruh fasilitas penunjang PON XXIII selesai pada tahun 2030, dengan tahun 2031 digunakan untuk evaluasi dan penyempurnaan.
Penataan Kawasan Sport Center
Selain parkir, penataan kawasan sport center dan pembangunan venue tambahan juga menjadi prioritas. Arlan menegaskan bahwa pembenahan di area BIS akan dilakukan secara menyeluruh untuk mendukung kelancaran PON 2032.
Penetapan Resmi Tuan Rumah
Penunjukan Banten dan Lampung sebagai tuan rumah PON XXIII 2032 ditetapkan melalui rapat pleno Musyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa (Musornaslub) KONI 2026 di Hotel Pullman Central Park, Jakarta, pada Kamis, 21 Mei 2026. Keputusan ini tertuang dalam Surat Keputusan (SK) KONI Pusat Nomor: 05/Musornaslub/2026.
Gubernur Banten, Andra Soni, menyambut baik penetapan tersebut. Ia menyebutnya sebagai kehormatan dan kebanggaan bagi masyarakat Banten. “Penetapan ini akan berdampak positif terhadap peningkatan daya saing daerah, baik dari sisi pembangunan infrastruktur, pertumbuhan ekonomi, peningkatan sektor pariwisata, hingga pengembangan sumber daya manusia dan prestasi olahraga daerah,” kata Andra Soni dalam keterangan tertulis.
Menurutnya, status tuan rumah ini juga akan memberikan energi positif dan meningkatkan antusiasme masyarakat terhadap olahraga. Selain itu, sinergi dan kolaborasi antara Pemprov Banten, KONI Banten, perguruan tinggi, badan usaha, dan sektor industri diharapkan semakin kuat.



