Berbagai strategi licik terus dikembangkan oleh para penyedia judi online dalam upaya mereka untuk menjerat korban-korban baru. Salah satu metode yang paling banyak digunakan dan sangat efektif adalah melalui promosi iklan yang dilakukan secara masif dan agresif di berbagai platform media sosial. Praktik ini semakin marak dan sulit dikendalikan, menimbulkan kekhawatiran serius di tengah masyarakat.
Data Mengejutkan dari Meta Ad Library
Berdasarkan pengumpulan data yang dilakukan secara mendalam dan teliti melalui Meta Ad Library pada rentang waktu 31 Mei 2025 hingga 1 Juli 2025, terungkap fakta yang cukup mencengangkan. Ditemukan setidaknya 115 akun berbeda yang secara aktif mengiklankan berbagai situs judi online di media sosial. Iklan-iklan tersebut disebarluaskan dengan target yang luas, menjangkau berbagai kalangan pengguna tanpa pandang bulu.
Pola Satu Situs dengan Banyak Akun
Saat dilakukan analisis lebih lanjut terhadap URL yang terdapat dalam tautan-tautan yang disertakan dalam iklan-iklan tersebut, diketahui bahwa terdapat pola praktik yang cukup sistematis. Satu situs judi online tertentu ternyata diiklankan oleh banyak akun yang berbeda-beda. Hal ini menunjukkan adanya upaya yang terorganisir untuk memperluas jangkauan promosi dan menghindari deteksi dari platform media sosial itu sendiri.
Kompas.com dalam investigasinya berhasil mengidentifikasi bahwa ada setidaknya 18 situs judi online yang mempraktikkan strategi semacam ini. Dengan menggunakan banyak akun, mereka mampu menciptakan ilusi seolah-olah ada banyak pihak yang merekomendasikan atau mendukung situs judi tersebut, sehingga meningkatkan daya tarik dan kepercayaan calon korban.
Dampak dan Tantangan Penanggulangan
Promosi iklan judi online yang masif di media sosial ini tidak hanya melanggar aturan platform, tetapi juga berpotensi besar menjerat lebih banyak korban, termasuk kalangan remaja dan anak muda yang aktif di dunia digital. Maraknya iklan semacam ini memperlihatkan betapa sulitnya memerangi praktik perjudian online yang kian canggih dan terselubung.
Diperlukan kerja sama yang erat antara pemerintah, penyedia platform media sosial, dan masyarakat untuk lebih waspada dan proaktif dalam melaporkan iklan-iklan judi online yang muncul. Tanpa upaya kolektif, praktik-praktik semacam ini akan terus berkembang dan mengancam ketertiban sosial serta kesehatan finansial banyak orang.



