Pameran Kampung Hukum 2026 Ditutup, Tingkatkan Literasi Hukum Masyarakat
Pameran Kampung Hukum 2026 Ditutup, Literasi Hukum Meningkat

Pameran Kampung Hukum 2026 Resmi Ditutup, Sukses Gaungkan Edukasi Hukum

Jakarta - Pameran Kampung Hukum 2026 yang diselenggarakan oleh Mahkamah Agung Republik Indonesia telah resmi ditutup. Kegiatan berlangsung selama dua hari penuh di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta Pusat, dan berhasil menarik perhatian luas dari berbagai kalangan.

Antusiasme Tinggi dari Masyarakat dan Mahasiswa

Pameran ini mendapat sambutan hangat dari pengunjung, terutama mahasiswa dan masyarakat umum. Berbagai rangkaian acara edukasi hukum disajikan oleh sejumlah lembaga negara, dengan MPR RI turut aktif berpartisipasi dalam upaya memperluas literasi hukum dan ketatanegaraan.

Yusniar, selaku Pustakawan Madya, menegaskan bahwa Pameran Kampung Hukum merupakan media yang sangat efektif untuk mendekatkan produk hukum kepada masyarakat. "Melalui pameran ini, masyarakat tidak hanya memperoleh informasi, tetapi juga dapat bertanya langsung kepada perwakilan lembaga mengenai berbagai produk hukum yang dihasilkan," ujarnya dalam keterangan tertulis pada Selasa, 10 Februari 2026.

Layanan Unggulan dan Hadiah Menarik di Booth MPR RI

Yusniar juga menjelaskan bahwa layanan paling diminati di booth MPR RI adalah berbagai produk publikasi, seperti buku sosialisasi, risalah amandemen, serta buku kajian yang diterbitkan oleh Badan Pengkajian MPR RI. Para pengunjung berkesempatan mendapatkan buku-buku tersebut secara gratis sebagai bagian dari upaya peningkatan literasi hukum ketatanegaraan dan konstitusi.

"Buku sosialisasi dan buku kajian kami berikan secara gratis kepada masyarakat. Selain itu, di booth MPR RI juga menyediakan permainan edukasi tanya jawab seputar pengetahuan masyarakat tentang MPR RI yang menjadi daya tarik tersendiri karena dilengkapi dengan hadiah dan souvenir menarik," tambahnya.

Harapan untuk Pengenalan Peran MPR RI yang Lebih Luas

Yusniar berharap keikutsertaan MPR RI dalam Pameran Kampung Hukum dapat semakin memperkenalkan peran, fungsi, dan kewenangan MPR RI kepada masyarakat luas. Tidak hanya sebagai lembaga negara, tetapi juga sebagai penghasil berbagai produk penting, seperti konstitusi (Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945), risalah MPR RI, serta buku-buku kajian ketatanegaraan.

"Kita ingin membumikan lembaga MPR RI kepada masyarakat. Dengan mengikuti pameran Kampung Hukum ini, diharapkan nilai-nilai Empat Pilar MPR RI dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, bukan sekadar dihafal dan dipahami saja," ujarnya.

Apresiasi dari Mahkamah Agung dan Kolaborasi Lintas Lembaga

Sementara itu, Sobandi, selaku Kepala Badan Urusan Administrasi sekaligus Plt. Kepala Biro Hukum dan Humas Mahkamah Agung RI, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan mitra lembaga, termasuk MPR RI, yang telah berpartisipasi. "Pameran Kampung Hukum tidak hanya menjadi ajang sosialisasi hukum, tetapi juga sarana membangun kesadaran hukum masyarakat secara berkelanjutan melalui kolaborasi lintas lembaga," ungkapnya.

Dengan ditutupnya Pameran Kampung Hukum 2026, diharapkan kegiatan ini dapat terus dikembangkan dan menjadi agenda strategis dalam meningkatkan pemahaman dan pelayanan hukum bagi masyarakat di tahun-tahun mendatang.

Rangkaian Acara dan Peserta Pameran

Sebelumnya, di hari pertama, pameran dibuka secara resmi oleh Ketua Mahkamah Agung RI, Sunarto, yang dihadiri oleh para pejabat dan pegawai di lingkungan kerja MA. Selain MPR RI, ada sekitar 16 institusi dan internal MA, serta 5 bank dan mitra yang menjadi peserta pameran. Antara lain:

  • Bank Indonesia
  • Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)
  • Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)
  • Kejaksaan Agung
  • Kementerian Hukum
  • Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
  • Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK)

Sementara itu, di hari kedua, dilaksanakan sejumlah rangkaian kegiatan selain pameran, di antaranya:

  1. Laporan kegiatan pameran
  2. Pembagian plakat kepada peserta pameran
  3. Pemberian penghargaan untuk kategori booth terbaik dan booth terfavorit
  4. Penutupan dengan penampilan grup band Andra and the BackBone