Kronologi Tabrakan Beruntun di Sibolangit
Kecelakaan beruntun yang melibatkan sembilan kendaraan terjadi di Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, pada Jumat (17/7) sekitar pukul 10.30 WIB. Peristiwa ini mengakibatkan empat orang meninggal dunia dan delapan lainnya mengalami luka-luka.
Saksi mata bernama Firman mengungkapkan detik-detik kejadian. Saat itu ia sedang bekerja di sekitar lokasi. Tiba-tiba ia mendengar suara dentuman keras bertubi-tubi. "Saya lagi kerja, terus tiba-tiba dengar suara beruntun, kencang," kata Firman dilansir dari detikSumut. Setelah mendengar suara tersebut, Firman berlari menuju sumber suara dan mendapati sudah terjadi tabrakan beruntun.
Kronologi Awal Kecelakaan
Menurut Firman, sebelum tabrakan beruntun terjadi, ada kecelakaan antara mobil penumpang dengan truk pengangkut dolomit. Kecelakaan awal itu menyebabkan kemacetan karena proses evakuasi penumpang. Saat evakuasi belum selesai, sebuah truk pengangkut air mineral datang dari arah Berastagi dan menghantam kendaraan di depannya.
"Pertama kan kejadian Sampri (mobil penumpang) itu nabrak mobil (bawa) dolomit. Dievakuasi semua penumpangnya, sebelum selesai evakuasi, inilah kejadian ini (tabrakan beruntun)," jelas Firman.
Keterangan Polisi
Dirlantas Polda Sumut Kombes Achmad Fauzi menjelaskan bahwa truk pengangkut air mineral melaju dari arah Berastagi menuju Medan. Setibanya di lokasi, truk menabrak tujuh mobil dan satu sepeda motor yang berada di depannya. Salah satu mobil yang ditabrak melaju dari arah berlawanan.
"Tujuh kendaraan (termasuk truk pengangkut air mineral) itu mengarah semua ke Medan, satu itu mengarah ke Bandar Baru (berlawanan)," ujar Kombes Achmad Fauzi.
Korban Jiwa dan Evakuasi
Firman sempat melihat penumpang mobil yang terjepit dan menyaksikan evakuasi korban menggunakan ambulans. Ia menyebut seorang pengendara sepeda motor mengalami luka parah di bagian kepala. Hingga saat ini, total korban tercatat 12 orang, dengan 4 orang meninggal dunia dan 8 orang luka-luka.



