Pagar Besi Taman Flyover Kampung Melayu Raib Dicuri 'Rayap Besi'
Pagar Besi Taman Flyover Kampung Melayu Raib Dicuri

Pagar besi di taman bawah kolong jalan layang (flyover) Kampung Melayu, Jakarta Timur, raib diduga digondol pencuri alias 'rayap besi' dalam empat hari terakhir. Peristiwa ini terungkap setelah warga sekitar melaporkan hilangnya pagar secara bertahap tanpa menimbulkan kecurigaan.

Kronologi Pencurian Pagar Besi

Seorang warga bernama Ana (38) menuturkan bahwa pagar masih utuh sekitar seminggu lalu, namun dalam tiga hingga empat hari terakhir pagar tersebut hilang secara cepat. "Seminggu lalu, pagarnya masih ada, tapi beberapa hari ini, sekitar tiga sampai empat hari sudah habis, cepat sekali hilangnya pagarnya sama pencuri," kata Ana di Flyover Kampung Melayu, Jakarta Timur, Selasa (7/7) dikutip dari Antara.

Menurut Ana, para pelaku beraksi secara terang-terangan pada waktu tertentu, terutama menjelang subuh dan sore hari, tanpa menimbulkan kecurigaan warga. Pelaku berjumlah sekitar lima orang atau lebih. Warga yang melihat aktivitas tersebut sempat mengira mereka adalah petugas resmi yang melakukan pembongkaran atau perawatan fasilitas taman. "Mereka kerjanya santai saja, makanya orang-orang yang lihat tidak curiga, dikira petugas dari dinas. Jadi, tidak ada yang menegur atau melarang," ujar Ana.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Modus Operandi Pelaku

Ana mengaku pernah melihat sekelompok pelaku membawa peralatan berupa linggis dan palu untuk melepaskan pagar besi dari tempatnya. Setelah dibongkar, besi-besi tersebut langsung diangkut menggunakan bajaj yang sudah menunggu di sekitar lokasi. "Saya lihat mereka angkut pakai bajaj yang sudah siap. Pagarnya ditaruh di atas bajaj, lalu dibawa pergi. Yang mengambil bukan orang sini, karena kami tidak mengenal mereka," ucap Ana.

Warga lainnya, Lilis (39), juga menyaksikan aksi pencurian pada sore hari saat lokasi sedang ramai. Sekelompok pencuri berjumlah lebih dari lima orang berupaya melepaskan pagar besi. "Posisi lagi ramai, tapi, ya, tadi itu kita enggak sadar mereka pencuri. Pokoknya banyak pelakunya, mereka ambil bertahap, lama kelamaan makin kosong pagar besi di sini," ungkap Lilis. Ia berharap pengawasan di kolong Flyover Kampung Melayu diperketat agar aset fasilitas umum tidak mudah dicuri.

Tanggapan Pemerintah Kota Jakarta Timur

Menanggapi laporan warga, Wali Kota Jakarta Timur Munjirin menyatakan akan segera mengecek kebenaran hilangnya pagar besi tersebut. "Nanti kita cek dulu kebenarannya soal hilangnya pagar besi di flyover Kampung Melayu," kata Munjirin di Jalan Kayu Manis I Baru, Jakarta Timur, Selasa. Hilangnya pagar yang merupakan aset pemerintah menjadi perhatian Pemkot Jakarta Timur.

Pengecekan diperlukan untuk mengetahui kronologi dan kondisi di lapangan secara langsung. Pemkot Jakarta Timur juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengusut hilangnya pagar besi tersebut sekaligus mengevaluasi sistem pengamanan aset di ruang terbuka publik. "Nanti kita koordinasi lebih lanjut soal aset pagar besinya yang sudah diamankan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota. Nanti kita koordinasikan bagaimana agar kejadian serupa tak terulang," jelas Munjirin.

Warga berharap pihak kepolisian bersama instansi terkait segera menyelidiki dugaan pencurian ini agar pelaku dapat ditangkap dan aset publik terlindungi.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga