Sejoli di Banda Aceh Dihukum Cambuk 21 Kali karena Mesum Saat Live TikTok
Sejoli di Banda Aceh Dicambuk 21 Kali Usai Live TikTok Mesum

Sejoli tanpa ikatan pernikahan di Banda Aceh, Putra Ramadhan dan Linda Hastuti, menjalani hukuman cambuk masing-masing 21 kali di depan umum setelah kedapatan bercumbu saat siaran langsung (live) TikTok. Hukuman dilaksanakan di Taman Bustanussalatin, Kota Banda Aceh, pada Kamis (2/7/2026) siang.

Kronologi Pelanggaran

Pasangan tersebut bercumbu di dalam mobil sambil melakukan live TikTok. Kasus ini terungkap setelah warga melaporkan tindakan mereka ke aparat. Kepala Satpol PP-Wilayatul Hisbah (WH) Kota Banda Aceh, M Rizal, mengonfirmasi bahwa mereka melakukan ikhtilat (bercumbu) di dalam mobil sambil live TikTok. "Kita menangani kasus ini setelah mendapatkan laporan dari warga," ujarnya, Kamis (3/7/2026).

Pelaksanaan Hukuman

Sebelum dicambuk, para terpidana menjalani pemeriksaan dan dihadirkan ke depan algojo secara bergantian. Putra dicambuk oleh algojo pria dalam posisi berdiri, sementara Linda dieksekusi sambil duduk oleh algojo wanita. Keduanya mengenakan pakaian putih selama hukuman berlangsung. Proses cambuk terhadap Putra berjalan lancar, namun Linda sempat terhenti beberapa kali karena petugas harus memberinya minum. Pada cambukan terakhir, Linda terkulai lemas di panggung dan petugas perempuan membantunya berdiri serta membawanya ke belakang panggung.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Barang Bukti dan Kasus Pertama

Tangkapan layar saat keduanya live dan berbuat mesum menjadi barang bukti dalam persidangan. M Rizal menyebut kasus ini menjadi yang pertama ditangani pihaknya hingga ke persidangan. "Sebelumnya pernah kita amankan pelanggar yang melakukan live tidak pantas namun prosesnya hanya pembinaan. Baru ini yang bisa kita buktikan hingga di mahkamah," jelasnya.

Terpidana Lain

Selain Putra dan Linda, dua terpidana ikhtilat lainnya, M Maulana dan Misdarlia, masing-masing dicambuk 27 kali. Sementara itu, dua terpidana kasus judi, Rahmat Hidayat dan Muhammad Zakir, masing-masing dicambuk 29 kali dan 8 kali.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga