Pembunuh Bocah Bilqis Ternyata Teman Lama Ayah Tiri Korban di Sragen
Pembunuh Bocah Bilqis Ternyata Teman Ayah Tiri

Polisi berhasil menangkap Suparman alias Blendus (53), seorang perampok yang dengan sadis menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari (11) di Sragen, Jawa Tengah. Pelaku ternyata merupakan teman lama dari ayah tiri korban.

Pelaku Kenal Dekat dengan Ayah Tiri Korban

Kapolres Sragen AKPB Bewiana Syamsu Indyasari mengungkapkan bahwa pelaku dan ayah tiri korban, Sukardi, sudah saling kenal sejak lama. Mereka pernah bertetangga di Desa Bumiaji, Kecamatan Gondang, Kabupaten Sragen.

"Kenalnya itu karena ayah sambung korban dulu bertetangga dengan pelaku saat masih tinggal bersama istri pertamanya, sebelum menikah dengan ibu kandung korban," jelas Bewiana dalam keterangannya di Mapolres Sragen, Kamis (11/6/2026).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Kedekatan ini membuat pelaku tidak asing dengan rumah korban. Pelaku bahkan pernah berkunjung ke rumah yang baru ditempati keluarga korban sejak awal bulan puasa. Hal ini memungkinkan pelaku mempelajari situasi di tempat kejadian perkara (TKP).

Rekam Jejak Kelam Pelaku Diketahui Ayah Tiri

Menurut Bewiana, ayah tiri korban sebenarnya mengetahui bahwa Suparman adalah seorang residivis yang pernah dipenjara. Namun, keluarga tidak menyangka pelaku akan bertindak keji kepada anak mereka.

"Ayahnya tahu bahwa pelaku ini pernah dipenjara (residivis). Namun untuk ayah korban sendiri, sampai saat ini belum pernah terlibat dalam kasus kriminal apapun," tegas Bewiana.

Pengembangan Kasus dan Tes DNA

Polisi masih melakukan pengembangan penyelidikan untuk memastikan apakah ada pelaku lain dalam kasus ini. Bewiana menyebut pihaknya masih menunggu hasil uji laboratorium forensik terhadap barang bukti yang ditemukan di TKP.

"Ini masih akan dikembangkan kembali karena kami juga masih menunggu ada beberapa barang bukti yang kita temukan di TKP sampai dengan saat ini masih dilakukan uji laboratorium forensik sehingga kami masih menunggu seperti apa hasilnya, apakah ini nanti akan berkembang tersangkanya lebih dari satu, kami menunggu hasil dari tes DNA tersebut," jelasnya.

Kasus pembunuhan sadis ini menggemparkan warga Sragen. Polisi terus berupaya mengungkap motif dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga