FP Tersangka Penganiaya Caddy Golf di Tangerang karena Cemburu
FP Tersangka Penganiaya Caddy Golf Tangerang karena Cemburu

Polisi menetapkan FP (38) sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan terhadap seorang caddy golf di kawasan Modern Golf, Kota Tangerang. Aksi tersebut sempat viral di media sosial. Motif penganiayaan dipicu oleh rasa cemburu.

Motif Kecemburuan di Balik Penganiayaan

Menurut Kasihumas Polres Metro Tangerang Kota AKP Iwan Heriestiawan, dari hasil pemeriksaan sementara, penganiayaan itu dipicu oleh kecemburuan. Peristiwa terjadi pada Selasa (23/6/2026) sekitar pukul 19.51 WIB di area Modern Golf.

Saat itu, tersangka FP meminta seorang marshall lapangan golf berinisial VD untuk membelikan minuman. VD kemudian mengucapkan, 'Terima kasih adikku sayang'. Ucapan tersebut didengar oleh korban yang merupakan caddy golf dan selama ini kerap melayani FP saat bermain golf. Korban tersulut emosi hingga terjadi adu mulut yang berujung pada aksi penganiayaan.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Penangkapan di Bandar Lampung

Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota berhasil menangkap FP di tempat persembunyiannya di Kota Bandar Lampung. Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Raden Muhammad Jauhari menyatakan, 'Setelah dilakukan penyelidikan secara intensif, pelaku berhasil kami amankan di Bandar Lampung dan saat ini sedang menjalani proses penyidikan lebih lanjut.'

Penangkapan dilakukan sekitar pukul 09.00 WIB di kediaman tersangka di Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung. Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota AKBP Parikhesit bersama Tim Opsnal Unit I Krimum melakukan serangkaian penyelidikan hingga berhasil mengidentifikasi keberadaan pelaku.

Proses Hukum Berjalan

Saat ini, tersangka masih menjalani proses penyidikan di Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota untuk melengkapi berkas perkara sebelum dilimpahkan ke tahap berikutnya. 'Kami berkomitmen memberikan kepastian hukum terhadap setiap tindak pidana yang terjadi di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota,' tegas Kombes Raden Muhammad Jauhari.

Kasus ini sebelumnya menjadi perhatian publik setelah rekaman dugaan penganiayaan terhadap seorang caddy golf viral di berbagai media sosial. Polisi memastikan akan menindak tegas pelaku kekerasan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga