Polisi Maroko Tangkap 11 Tersangka Perdagangan Narkoba Internasional
Maroko Tangkap 11 Tersangka Narkoba Internasional

Polisi Maroko berhasil menangkap 11 orang setelah surat perintah penangkapan dikeluarkan terkait kasus perdagangan narkoba dan pencucian uang. Para pelaku diduga menjalankan aksinya di tiga negara Eropa, yaitu Prancis, Belgia, dan Belanda.

Menurut laporan AFP pada Rabu (10/6/2026), penangkapan dilakukan pada hari Senin di kota Marrakesh dan Tangier. Hal ini diungkapkan oleh pihak kepolisian Maroko dalam pernyataan resmi mereka.

Polisi menyebutkan bahwa Pemberitahuan Merah Interpol telah diterbitkan untuk 10 dari 11 tersangka. Hal ini memungkinkan proses ekstradisi mereka ke negara-negara yang berwenang untuk menuntut.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Identitas Para Tersangka

Dari 11 orang yang ditangkap, enam di antaranya adalah warga negara dengan kewarganegaraan ganda Prancis-Maroko. Tiga lainnya merupakan warga Belgia-Maroko, dan satu orang adalah warga Belanda-Maroko. Satu tersangka sisanya adalah warga negara Prancis tanpa kewarganegaraan ganda.

Polisi menambahkan bahwa para tersangka menghadapi tuduhan serius, termasuk perdagangan narkoba internasional, pencucian uang, dan penipuan. Proses hukum lebih lanjut akan dilakukan untuk mengungkap jaringan mereka.

Latar Belakang Kasus

Penangkapan ini merupakan bagian dari upaya internasional untuk memberantas peredaran narkoba yang melibatkan jaringan lintas negara. Kerja sama antara kepolisian Maroko dan Interpol menjadi kunci dalam pengungkapan kasus ini.

Sebelumnya, otoritas Maroko telah melakukan penyelidikan mendalam yang menghasilkan bukti kuat untuk menerbitkan surat perintah penangkapan. Pemberitahuan Merah Interpol memastikan para tersangka dapat diadili di negara tempat mereka melakukan kejahatan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga