Polisi mengungkap aksi keji Kecot (33), seorang perampok yang menyasar wanita LA (29) yang merupakan teman kencannya asal Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kecot tidak hanya merampas mobil korban, tetapi juga menjualnya dengan harga miring.
Mobil Korban Dijual Murah, Uang Dibagi ke Kawanan
Kapolsek Cisauk AKP Dhady Arsya menjelaskan bahwa Kecot dibantu oleh temannya, Kapui, untuk menjual mobil korban. Sementara itu, iPhone milik korban yang dirampas justru dibuang oleh tersangka lain bernama Senet.
"Mobil dijual oleh tersangka Kapui alias Pupu (DPO) dengan harga Rp25 juta. Sedangkan ponsel iPhone 11 dibuang di daerah Cicayur, Cisauk, Tangerang oleh tersangka Senet," kata AKP Dhady Arsya saat dihubungi, Minggu (24/5/2026).
Uang hasil penjualan tersebut kemudian dibagi-bagi oleh Kecot kepada para komplotannya. Kecot menggunakan bagiannya untuk bermain judi online dan juga untuk membayar perempuan.
"Uang hasil penjualan untuk main judol (judi online), main perempuan. Tersangka Kecot dapat bagian Rp18 juta, Senet dapat bagian Rp3 juta, Kapui alias Pupu dapat Rp3 juta," ujarnya.
Kecot sendiri berhasil ditangkap pada Kamis (21/5) pukul 05.00 WIB di sebuah kamar hotel di Pagedangan, Tangerang. Hingga saat ini, polisi masih memburu dua tersangka lainnya, yaitu Senet dan Kapui.
Kronologi Perampokan Berkedok Kencan
AKP Dhady Arsya memaparkan kronologi kejadian yang bermula pada Senin (18/5) pukul 20.00 WIB, saat korban pergi ke Tangerang untuk menemui teman kencannya yang berinisial MK alias Kecot (33) sesuai janji. Setelah bertemu, mereka menuju ke sebuah apartemen di Serpong, Tangerang Selatan. Di sana, pelaku mengajak korban berhubungan badan sebanyak empat kali dan menjanjikan sejumlah uang.
"Sekira pukul 11.30 WIB tersangka Kecot dan korban keluar dari apartemen dan saat itu tersangka Kecot belum memberikan uang ke korban, karena sesuai dengan perjanjian tersangka memberikan korban dengan harga Rp2 juta untuk 4 kali berhubungan," kata AKP Dhady Arsya.
Setelah pergi makan, sekitar pukul 24.30 WIB keduanya menuju ke Cisauk, Kabupaten Tangerang, untuk menjemput rekan tersangka bernama Senet yang kemudian duduk di kursi belakang. Di tengah perjalanan, tersangka Kecot langsung mengambil ponsel korban yang sedang digunakannya.
"Tersangka bilang 'Lu diem jangan banyak omong, kalau lu kaga mau celaka, ini mobil mau gua ambil gua mau jual' dan iPhone tersebut langsung dipegang oleh tersangka Sutri alias Senet (DPO)," imbuhnya.
Setelah dibawa berkeliling, tersangka lalu menodongkan celurit ke leher dan perut korban. Tangan korban kemudian diikat dan ia 'dibuang' di pinggir jalan sepi di Cisauk, Kabupaten Tangerang.
Polisi terus melakukan pengejaran terhadap dua pelaku yang masih buron.



