ASN PPPK Baru Lolos Langsung Diciduk Kasus Narkoba di Sikka
Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), harus berurusan dengan hukum tak lama setelah dinyatakan lolos seleksi. Ia ditangkap oleh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Sikka karena diduga kuat terlibat dalam kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu.
Ditangkap di Area Kantor Bupati
Kasat Narkoba Polres Sikka, Iptu Yakobus Sanam, mengonfirmasi bahwa penangkapan dilakukan di area kantor tempat tersangka bekerja, tepatnya di belakang halaman parkir kantor Bupati Sikka. "Pelakunya sudah ditahan," ujar Yakobus Sanam dengan singkat. Sementara itu, Kasi Humas Polres Sikka, Ipda Leobardus Tunga, juga membenarkan adanya penangkapan tersebut, meski belum membeberkan detail lebih lanjut.
"Memang benar, ada penangkapan seorang ASN yang diduga terlibat narkotika. Kami akan release ke publik, setelah penyelidikan," kata Ipda Leobardus pada Jumat, 13 Februari 2026.
Modus Operandi Pengambilan Paket Kiriman
Berdasarkan informasi yang dihimpun, DA—inisial tersangka—ditangkap saat mengambil sebuah paket kiriman di salah satu jasa pengiriman yang berlokasi di Kota Maumere. Polisi telah lama mencurigai aktivitas mencurigakan dari DA, sehingga pergerakannya terus dipantau secara ketat.
Ketika diinterogasi, DA mengakui bahwa paket kiriman tersebut berisi narkotika jenis sabu-sabu. Sebuah sumber yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa ini bukan kali pertama DA terlibat sebagai kurir. "Bukan baru kali ini DA terlibat sebagai kurir yang mengambil paket kiriman. Tapi ini untuk kedua kalinya," ujar sumber tersebut.
Profil Tersangka dan Tempat Bertugas
DA diketahui merupakan seorang ASN PPPK yang baru saja dinyatakan lolos seleksi. Ia bertugas di salah satu bagian di Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Sikka. Penangkapan ini mencoreng nama institusi pemerintah setempat dan menimbulkan pertanyaan tentang integritas aparatur.
Polisi masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap jaringan di balik kasus ini serta kemungkinan keterlibatan pihak lain. Masyarakat diimbau untuk tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkotika dan melaporkan aktivitas mencurigakan kepada pihak berwajib.