Ketua MPR Tinjau Lokasi Bencana Tanah Gerak di Desa Padasari Tegal
Ketua MPR Ahmad Muzani melakukan kunjungan langsung ke lokasi bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kabupaten Tegal, pada Senin (16/2/2025) siang. Dalam tinjauan ini, Muzani menyaksikan kondisi rumah-rumah warga serta fasilitas umum yang mengalami kerusakan parah akibat fenomena alam tersebut.
Rombongan Pejabat Turut Hadir
Muzani tidak datang sendirian; dia ditemani oleh Wakil Menteri Agama Romo HR Muhammad Syafi'i, sejumlah anggota DPR RI, perwakilan Pemerintah Kabupaten Tegal, serta delegasi dari kementerian dan lembaga terkait. Setibanya di lokasi, mereka langsung menuju permukiman warga yang terdampak, di mana terlihat jelas robohan rumah dan aspal jalan yang hancur.
Lokasi tersebut kini telah dikosongkan, dengan seluruh warga dievakuasi ke posko pengungsian karena masih berstatus zona merah bencana. Meski demikian, sesekali masih ada warga yang kembali untuk mengambil barang-barang pribadi atau berladang di sekitar area tersebut.
Dampak Kerusakan yang Signifikan
Menurut Satgas Penanggulangan Bencana BPBD Kabupaten Tegal, M Wisnu Imam, bencana tanah bergerak ini telah menyebabkan kerusakan pada 104 rumah. Sebanyak 150 kepala keluarga atau 470 jiwa terdampak, dengan permukiman yang terletak di beberapa RW dan RT di Desa Padasari, termasuk Dukuh Tigasari dan Dukuh Padareka.
Wisnu Imam menjelaskan, "Kejadian mulai Minggu dan tanah terus gerak hari Senin sudah parah," menekankan urgensi situasi. Bencana ini tidak hanya merusak rumah warga, tetapi juga infrastruktur desa seperti tiga titik jalan desa dan kabupaten, satu bendung irigasi, serta satu jembatan desa.
Fasilitas Pendidikan dan Kesehatan Ikut Terdampak
Kerusakan juga meluas ke fasilitas publik, termasuk bangunan musala yang ikut terdampak. Di sektor pendidikan, beberapa institusi mengalami kerusakan, seperti SDN Padasari 01, SMA Al Adalah, Ponpes Al Adalah, PAUD Al-Muna Padasari, MI Padasari, dan MDTA Nurul Atfal. Sementara itu, fasilitas kesehatan berupa Polindes Padasari juga tidak luput dari dampak bencana ini.
Bencana tanah bergerak di Desa Padasari ini dipicu oleh hujan deras yang terjadi sejak beberapa hari terakhir, dimulai pada Senin (2/2). Tinjauan oleh Ketua MPR dan rombongan diharapkan dapat mempercepat upaya pemulihan dan penanganan bagi warga yang terdampak.



