Viral di media sosial keluhan sejumlah warga yang terjatuh saat mengendarai sepeda motor di underpass Pasar Minggu, Jakarta Selatan, arah Depok. Pantauan detikcom di lokasi pada Kamis (25/6/2026) menunjukkan titik rawan tersebut berada di underpass kedua Pasar Minggu, yang memiliki bentuk sedikit melengkung.
Kondisi Jalan yang Membahayakan
Titik jatuh ini memiliki kontur jalan menurun. Di sana terpasang penutup saluran air berbahan besi. Saat basah, campuran cor semen dan aspal menjadi licin, begitu pula besi penutup saluran. Besi ini juga menjadi titik transisi penurunan jalan, dengan posisi lebih rendah dari coran sehingga menimbulkan 'jeglukan' saat dilintasi.
Underpass ini memiliki dua lajur. Pada lajur kanan, besi penutup saluran tidak sama tinggi dengan coran, membuat pengendara merasakan guncangan.
Pengakuan Pengendara
Salah satu pemotor, Wawan, mengaku harus mengurangi kecepatan saat melintas. "Iya memang licin kalau abis hujan di sini. Makanya saya pelan lewatnya, agak ngerem. Karena ngeri jatuh kan. Mana lagi turunan. Ya memang mesti agak pelan dan hati-hati aja sih pas lewat," ujarnya.
Wawan mengaku belum pernah jatuh di titik tersebut karena selalu berhati-hati. "Alhamdulillah saya lancar lewat sini, karena sudah tahu kondisi jalannya, apalagi abis hujan. Kalau pas saya lewat sih belum pernah lihat ada yang jatuh. Tapi nggak tahu juga kan kalau waktu lain pas saya nggak lewat, mungkin ada juga yang jatuh," imbuhnya.
Imbauan Keselamatan
Pengendara diimbau untuk mengurangi kecepatan dan lebih waspada saat melintasi underpass Pasar Minggu, terutama saat kondisi hujan atau setelah hujan. Perbedaan tinggi pada penutup saluran besi dan kontur jalan menurun menjadi faktor risiko utama yang harus diantisipasi.



