Long Weekend Imlek Picu Kemacetan Ekstrem di Jalan Menuju Pasteur Bandung
Libur panjang perayaan Tahun Baru Imlek 2026 mulai memberikan dampak signifikan terhadap kondisi lalu lintas di Kota Bandung, Jawa Barat. Pada hari ini, Minggu (15 Februari 2026), arus kendaraan menuju Gerbang Tol Pasteur mengalami kemacetan yang sangat panjang dan padat.
Kondisi Lalu Lintas yang Sangat Padat
Pantauan langsung di lokasi menunjukkan bahwa kemacetan telah terjadi sejak siang hari. Kendaraan baik mobil maupun sepeda motor terlihat mengular begitu panjang, terutama di area Flyover Mochtar Kusumaatmadja atau yang lebih dikenal sebagai Flyover Pasupati. Titik kemacetan tepat berada di atas perempatan Jalan Sukajadi, menciptakan situasi yang sangat sulit bagi para pengendara.
Pengendara sepeda motor bahkan mengalami kesulitan ekstra untuk mencari celah di antara kepadatan kendaraan yang ada. Volume kendaraan yang sangat tinggi membuat pergerakan menjadi sangat lambat dan tersendat.
Kesaksian Pedagang Lokal
Wati (38), seorang pedagang asongan yang berjualan di dekat Flyover Pasupati arah Pasteur, membenarkan kondisi kemacetan yang terjadi. "Tadi macetnya udah dari jam 1-an. Macetnya ke arah Pasteur," ujarnya saat ditemui di lokasi.
Menurut pengalamannya, Jalan Dr Djunjunan memang kerap mengalami kemacetan saat periode libur panjang. Pola kemacetannya biasanya akan memuncak hingga sore hari, kemudian berangsur-angsur melandai ketika malam tiba. Wati berencana untuk tetap berjualan hingga sore hari, berharap libur panjang Tahun Baru Imlek ini dapat mendatangkan keuntungan lebih dari barang dagangannya.
Dampak Libur Panjang pada Transportasi
Fenomena kemacetan ini merupakan konsekuensi logis dari meningkatnya mobilitas masyarakat selama periode long weekend Imlek. Beberapa faktor yang berkontribusi meliputi:
- Peningkatan volume kendaraan pribadi yang keluar-masuk kota
- Aktivitas mudik dan wisata lokal yang lebih intensif
- Konsentrasi kendaraan di titik-titik akses tol utama
- Kurangnya alternatif rute yang efektif untuk mengurai kepadatan
Kondisi ini mengingatkan kembali akan pentingnya perencanaan perjalanan yang matang selama periode libur panjang, serta perlunya pengelolaan lalu lintas yang lebih optimal dari pihak berwenang.



