Warga Kenang Kebaikan Pria Korban Pembunuhan dalam Freezer di Bekasi
Seorang pria berinisial AH ditemukan tewas dalam kondisi termutilasi di dalam freezer sebuah kios ayam geprek di Perumahan Mega Regency, Desa Sukaragam, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi. Penemuan jasad yang terjadi pada Sabtu, 28 Maret 2026 pagi itu mengejutkan warga sekitar, terutama karena korban dikenal sebagai sosok yang sangat baik.
Sosok Ramah yang Dikenal sebagai Pak Bedul
Di mata warga dan sesama pedagang, pria yang akrab disapa Pak Bedul ini bukan sekadar pegawai biasa di kios tersebut. Ali, salah seorang warga, mengungkapkan bahwa Bedul dikenal sebagai pribadi yang ramah, ringan tangan dalam membantu, dan mudah bergaul dengan siapa saja.
"Orangnya baik, sering mengobrol sama warga dan pedagang lain di sini," tutur Ali seperti dilansir Antara, Senin (30/3/2026). "Kepergiannya membuat gempar sekaligus menimbulkan rasa kehilangan yang mendalam bagi kami semua."
Ali mengaku baru mengetahui peristiwa mengerikan itu ketika suasana di sekitar kios tiba-tiba ramai oleh kedatangan petugas kepolisian. Ia sama sekali tidak menyangka bahwa jasad Bedul justru ditemukan dalam freezer.
"Saya baru tahu saat sudah ramai sekitar jam 1 siang kemarin. Polisi membawa jenazah korban dengan kantung mayat," kenang Ali dengan nada sedih.
Polisi Bergerak Cepat Tangkap Dua Tersangka
Tim Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan mendalam terkait temuan mayat dalam lemari pendingin tersebut. Hasilnya, tak butuh waktu lama bagi aparat untuk menangkap dua orang pelaku yang ternyata merupakan rekan kerja korban.
Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Abdul Rahim yang akrab disapa Rohim, membenarkan keberhasilan pengamanan kedua tersangka tersebut.
"Iya benar, alhamdulillah dua orang terduga pelaku sudah berhasil diamankan oleh Tim Jatanras Polda Metro," tegas AKBP Rohim saat dikonfirmasi pada Minggu (29/3).
Kedua pelaku yang diketahui bernama Saman dan Aksa ini masih dalam proses pemeriksaan intensif. Hingga saat ini, motif pembunuhan terhadap AH belum terungkap secara jelas, meski polisi terus mendalami berbagai kemungkinan latar belakang kejadian.
Kondisi Korban dan Pencarian Bukti
Korban pertama kali ditemukan oleh pemilik kios yang baru saja pulang dari mudik. Jasad AH ditemukan dalam keadaan yang sangat mengenaskan dengan tanda-tanda pemutilasian yang parah.
Polisi masih aktif melakukan pencarian terhadap tangan dan kaki korban yang hingga berita ini diturunkan belum ditemukan. Investigasi terus berlanjut untuk mengungkap kronologi lengkap serta alasan di balik tindakan keji tersebut.
Kasus pembunuhan dalam freezer ini menyisakan duka mendalam di tengah masyarakat, terutama bagi mereka yang pernah merasakan kebaikan hati almarhum Pak Bedul selama ini.



