Angelo Pandeli, seorang pimpinan geng motor Hells Angels yang juga merupakan bos kartel narkoba Australia, berhasil ditangkap di Bali. Penangkapan ini dilakukan oleh tim gabungan dari Bareskrim Polri, Imigrasi, dan Bea Cukai Bali di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, saat ia hendak berangkat menggunakan pesawat pribadi.
Penangkapan di Bandara Ngurah Rai
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, membenarkan penangkapan tersebut. Ia menyatakan bahwa Angelo Pandeli ditangkap di Terminal Selatan VIP Bandara I Gusti Ngurah Rai pada Sabtu, 6 Juni 2026. Penangkapan ini merupakan hasil operasi bersama antara Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, Bea Cukai Kanwil Bali, NTB dan NTT, serta intelijen dari Australian Federal Police (AFP) dan Drug Enforcement Administration (DEA).
Identitas Palsu Terbongkar
Brigjen Eko Hadi mengungkapkan bahwa Angelo Pandeli menggunakan identitas palsu dalam dokumen perjalanannya. Ia menggunakan nama George Anderson Moto Correia. Namun, berdasarkan pemeriksaan keimigrasian, ditemukan bahwa dokumen perjalanan tersebut bukan miliknya. Pendalaman lebih lanjut mengungkap identitas aslinya sebagai Angelo Pandeli, warga negara Australia yang memiliki paspor Venezuela yang diduga palsu.
Ia tertangkap saat hendak melakukan perjalanan menggunakan private jet CAPA Jet dengan nomor penerbangan N917CJ, rute Denpasar (WADD) menuju Maputo (FQMA), Mozambik. Identitas Angelo terdeteksi melalui HIT Interpol Blue Notice dengan skor kecocokan 100 persen. Atas temuan ini, Seksi Pemeriksaan II Imigrasi Ngurah Rai menunda keberangkatannya dan berkoordinasi dengan Bidang Inteldakim serta Bareskrim Polri. Tim dari Direktorat Tindak Pidana Bareskrim Polri yang dipimpin oleh Kasubdit 4 Dittipidnarkoba Kombes Handik Zusen, Kasatgas NIC Kombes Kevin Leleury, Kanit III Subdit 4 Dittipidnarkoba Kompol Drago, dan Kanit V Subdit 4 Dittipidnarkoba Kompol Tohar kemudian mengamankan yang bersangkutan.
Koordinasi dengan Otoritas Australia
Saat ini, pihak kepolisian bersama Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai Bali sedang berkoordinasi dengan Australian Federal Police (AFP) untuk melakukan deportasi Angelo Pandeli ke Australia. Brigjen Eko Hadi menyatakan bahwa proses deportasi sedang dalam tahap koordinasi.
Profil Angelo Pandeli
Angelo Pandeli merupakan tokoh tindak pidana terorganisir lintas negara yang sangat berpengaruh. Ia adalah anggota penting dari geng motor terlarang Hells Angels di Australia. Angelo diyakini bertanggung jawab atas sejumlah besar impor komersial narkotika yang dikendalikan perbatasan, baik yang terjadi di masa lalu maupun yang masih berlangsung ke Australia.
Angelo Pandeli terakhir terlihat pada 9 Oktober 2025 di Manly, Australia, dengan tindakan yang konsisten untuk menghindari penegak hukum. AFP meyakini bahwa ia sedang berusaha keluar dari Australia secara diam-diam menuju Kamboja atau Vietnam. Informasi menunjukkan bahwa Angelo mungkin memiliki paspor Venezuela atau St. Kitts dan Nevis yang diperoleh secara curang. AFP juga meyakini bahwa ia paling mungkin akan mencoba melarikan diri dari Australia melalui jalur laut.



