Jakarta - Sebuah video yang merekam aksi dugaan pelecehan seksual di Stasiun KRL Kebayoran, Jakarta Selatan, menjadi viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, seorang pria diduga bersembunyi di kolong peron untuk mengintip para penumpang wanita.
Kronologi Kejadian
Video yang beredar pada Senin (4/5/2026) memperlihatkan seorang wanita merekam suasana di stasiun. Saat lampu ponsel dinyalakan, terlihat seseorang bergerak di kolong peron. Perekam video pun berteriak, "Wah lu tukang ngintipin celana cewek. Tuh...tuh...tuh orangnya tuh," sambil mengarahkan kamera ke arah orang tak dikenal tersebut.
Tanggapan KAI Commuter
Manager Public Relations KCI, Leza Arlan, mengonfirmasi bahwa peristiwa tersebut diduga terjadi pada Sabtu (2/5) di Stasiun Kebayoran. Menurut Leza, petugas langsung bergerak setelah menerima laporan dari penumpang.
"Kejadian bermula saat salah seorang pengguna Commuter Line melihat orang tidak dikenal di bawah ujung peron 2 Stasiun Kebayoran yang diduga akan mengambil foto atau video saat pengguna naik dan turun dari kereta," jelas Leza saat dikonfirmasi pada Senin (4/5/2026).
Penumpang yang mengetahui hal tersebut melaporkannya ke petugas di Stasiun Palmerah. Petugas kemudian berkoordinasi dan menuju lokasi untuk menelusuri area tersebut, namun tidak menemukan orang yang mencurigakan. Pihak KAI Commuter juga telah memeriksa rekaman CCTV di area stasiun, tetapi tidak ada bukti yang menunjukkan keberadaan pelaku.
Imbauan untuk Penumpang
Leza menyampaikan apresiasi kepada pengguna yang telah melaporkan kejadian tersebut. Ia juga mengimbau seluruh pengguna untuk tidak ragu melapor kepada petugas jika melihat atau mengalami hal mencurigakan. "KAI Commuter berkomitmen bahwa seluruh petugas akan langsung merespon laporan-laporan yang mencurigakan dari pengguna untuk segera dilakukan tindakan penanganan lebih awal," tegasnya.
Peristiwa ini menjadi perhatian publik dan mengingatkan pentingnya kewaspadaan di area stasiun. KAI Commuter terus berupaya meningkatkan keamanan dan kenyamanan bagi seluruh penumpang.



