Demo ke Bupati Bogor, Warga Tagih Janji Operasional Tambang
Demo ke Bupati Bogor, Warga Tagih Janji Tambang

Sejumlah warga dari Kecamatan Rumpin, Cigudeg, dan Parungpanjang mendatangi Kantor Bupati Bogor, Jawa Barat, pada Senin, 4 Mei 2026. Mereka menuntut agar janji operasional tambang di wilayah Kabupaten Bogor bagian barat segera direalisasikan.

Massa Datang dengan Bus dan Truk

Pantauan di lapangan menunjukkan massa tiba menggunakan bus dan truk, lalu berkumpul di Lapangan Tegar Beriman, Kecamatan Cibinong. Mereka adalah warga yang terdampak penutupan tambang di wilayah tersebut.

Orasi Damai dari Ketua Aliansi

Dalam orasinya, Dani Murdani selaku Ketua Aliansi Masyarakat mengingatkan massa untuk tetap tertib. "Kami datang, kami bersatu ingin menyampaikan pendapat, usulan, apa yang terjadi di Cigudeg, Rumpin, Parungpanjang. Satu komando, tidak berbuat anarkis," tegasnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Tiga Tuntutan Utama Massa

Ada tiga poin utama yang menjadi tuntutan dalam aksi demonstrasi ini:

  • Pertama: Warga menyampaikan kondisi sudah krisis dan meminta tambang legal dibuka kembali.
  • Kedua: Mereka mendesak agar realisasi jalur tambang segera dilakukan, tanpa sekadar omong kosong.
  • Ketiga: Janji pemimpin adalah utang. "Pak KDM (Kang Dedi Mulyadi) bukan kami yang minta, tetapi beliau yang berjanji memberikan kompensasi untuk warga terdampak," ujar Dani.

Aksi ini menjadi sorotan karena menyangkut nasib warga yang menggantungkan hidup pada sektor pertambangan di Bogor Barat.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga