Viral Modus 'Bang Jago' Palak Mobil Pelat Luar di Tanah Abang, Tawarkan Jasa Kawal Paksa
Sebuah video yang memperlihatkan aksi pemalakan terhadap pengendara mobil di wilayah Tanah Abang, Jakarta Pusat, menjadi viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, terlihat sejumlah pria yang dijuluki 'Bang Jago' memaksa dan menawarkan jasa pengawalan secara tidak wajar kepada korban.
Kronologi Insiden Pemalakan di Kebon Kacang
Peristiwa ini terjadi di Kelurahan Kebon Kacang, Kecamatan Tanah Abang, pada hari Jumat (27/3) sore. Korban, yang mengendarai mobil dengan pelat nomor luar Jakarta, sedang berhenti untuk melihat peta digital di aplikasi Google Maps. Tiba-tiba, tiga pria mendekati menggunakan sepeda motor dan meminta uang rokok.
Ketika korban menolak memberikan uang, pelaku kemudian menawarkan jasa pengawalan dengan tarif Rp 300 ribu. Korban hanya bersedia memberikan Rp 100 ribu, yang dianggap tidak cukup oleh pelaku. Akibatnya, terjadi adu mulut antara kedua pihak, dan pelaku mengambil paksa kartu e-toll milik korban.
Konfirmasi dari Kapolsek Tanah Abang
Kapolsek Tanah Abang, AKBP Dhimas Prasetyo, membenarkan kejadian ini. Ia menjelaskan bahwa korban sedang menepi di Jalan Kebon Kacang 12 ketika didatangi oleh pelaku. "Korban menepi untuk melihat maps (aplikasi), tiba-tiba diduga pelaku datang bertiga dengan mengendarai sepeda motor meminta uang rokok kepada korban," ujar Dhimas.
Dhimas menambahkan bahwa karena korban tidak memberikan uang, pelaku menawarkan jasa pengawalan. "Namun oleh korban cuma di kasih Rp 100 ribu. Karena merasa kurang, akhirnya pelaku mengambil paksa kartu e-toll korban," jelasnya.
Pengamanan Dua Pelaku oleh Polisi
Polisi telah bertindak cepat dengan mengamankan dua orang pelaku yang terlibat dalam insiden ini. Keduanya adalah warga Kecamatan Tanah Abang dengan inisial MN dan N. Saat ini, mereka telah diamankan di Polsek Metro Tanah Abang untuk proses penyidikan lebih lanjut.
Kejadian ini mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada terhadap modus pemalakan yang kerap terjadi di area ramai seperti Tanah Abang. Polisi juga mengimbau agar korban atau saksi segera melapor jika mengalami hal serupa.



