Sejumlah pria berambut cepak mendatangi Polda Metro Jaya pada Rabu malam, 8 Juli 2026. Dalam video yang beredar di media sosial, Kamis (9/7/2026), tampak beberapa orang lain ikut bersama rombongan tersebut. Setidaknya ada empat pria yang diduga bergabung dengan rombongan pria berambut cepak saat mendatangi markas kepolisian tersebut.
Identifikasi Sosok dalam Video
Pria pertama terlihat mengenakan kemeja berwarna krem dan membawa tas selempang hitam. Ia sempat merekam suasana menggunakan ponselnya. Pria kedua memakai kemeja hitam, pria ketiga berkemeja cokelat muda, dan pria keempat menggunakan kaus putih. Mereka berdiri bersama para pria berambut cepak yang berseragam loreng hijau dan membawa senjata.
Bantahan TNI
TNI membantah adanya pengerahan prajurit ke Polda Metro Jaya. Kepala Pusat Penerangan TNI Brigadir Jenderal Muhammad Nas menegaskan, "Tidak benar TNI mendatangi Polda." Ia menyatakan tidak ada pengerahan anggota TNI bersenjata ke lokasi tersebut. "Itu sangat nggak mungkin. Kalau ada kasus pasti TNI sangat menghargai proses. Lagian kalau ada yang mengaku sebagai personel BAIS, diragukan kebenarannya," ujarnya.
Konteks Penggeledahan
Video kedatangan pria berambut cepak itu viral setelah Kortas Tipikor Polri dan Polda Metro Jaya menggeledah kafe de'Clan Signature, money changer, serta rumah mewah di Sentul. Penggeledahan terkait tiga kasus dugaan korupsi. Polisi menyita setidaknya 74 kilogram emas dan uang ratusan miliar rupiah dalam berbagai pecahan mata uang.



