Polri Resmikan Gedung Pusat Studi Profesor Raden Soepomo di STIK Jakarta
Polri Resmikan Gedung Pusat Studi Profesor Raden Soepomo

Polri Resmikan Gedung Pusat Studi Profesor Raden Soepomo di STIK Jakarta

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) telah meresmikan gedung Pusat Studi Profesor Raden Soepomo di kompleks Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK), Jalan Tirtayasa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Peresmian ini dilaksanakan pada Selasa, 10 Maret 2026, dan dipimpin langsung oleh Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo, menandai penghormatan terhadap salah satu tokoh penting dalam sejarah pendidikan kepolisian di Indonesia.

Prosesi Peresmian dan Kunjungan Keluarga

Acara peresmian dimulai dengan pemotongan pita berwarna putih biru oleh Komjen Dedi Prasetyo bersama perwakilan keluarga Profesor Raden Soepomo. Dipandu oleh Kepala STIK Irjen Eko Rudi Sudarto, Wakapolri kemudian mengajak keluarga almarhum untuk berkeliling gedung, melihat berbagai fasilitas yang tersedia. Momen ini menjadi simbol penghargaan mendalam terhadap kontribusi Profesor Raden Soepomo dalam membangun fondasi ilmu kepolisian.

Profil Profesor Raden Soepomo dan Signifikansi Gedung

Profesor Raden Soepomo dikenal sebagai tokoh besar yang meletakkan dasar penting bagi perkembangan ilmu kepolisian di Indonesia. Ia merupakan salah satu pendiri Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) dan menjabat sebagai dekan pertama institusi tersebut. Dalam sambutannya, Irjen Eko Rudi Sudarto menekankan bahwa Profesor Raden Soepomo yakin kepolisian harus berdiri di atas fondasi ilmu pengetahuan, etika, dan tanggung jawab akademik, bukan sekadar kekuatan organisasi atau kewenangan hukum. "Oleh karena itu, sangatlah tepat apabila gedung pusat studi ini diabadikan dengan nama beliau," ucapnya.

Peluncuran Tujuh Pusat Studi dan Buku Baru

Selain peresmian gedung, Polri juga meluncurkan tujuh pusat studi baru di bawah Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) STIK, yang mencakup berbagai bidang strategis dalam kepolisian. Pusat-pusat studi tersebut adalah:

  1. Pusat Studi Teknologi Kepolisian dipimpin oleh Aslog Kapolri Irjen Suwondo Nainggolan
  2. Pusat Studi Forensik Kepolisian dipimpin oleh Kapusdokkes Polri Irjen Asep Hendradiana
  3. Pusat Studi International Policing dipimpin oleh Komjen (Purn) Petrus R. Golose
  4. Pusat Studi Keamanan Nasional dipimpin oleh Profesor Muradi
  5. Pusat Studi Perlindungan Perempuan dan Anak dipimpin oleh Brigjen Nurul Azizah
  6. Pusat Studi Keadilan Restoratif dan Transformasi Konflik dipimpin oleh Andrea H. Poeloengan
  7. Pusat Studi Intelijen Keamanan dipimpin oleh Irjen Achmad Kartiko

Pada kesempatan yang sama, Polri meluncurkan buku berjudul 'Rekrutmen, Meritokrasi dan Teknologi', yang merupakan karya Komjen Dedi Prasetyo. Buku ini diharapkan dapat menjadi referensi penting dalam pengembangan sumber daya manusia kepolisian yang lebih profesional dan berbasis teknologi.

Implikasi bagi Masa Depan Pendidikan Kepolisian

Peresmian gedung Pusat Studi Profesor Raden Soepomo dan peluncuran pusat-pusat studi baru ini menandai komitmen Polri dalam memperkuat pendidikan dan penelitian kepolisian. Dengan fasilitas yang lebih memadai dan fokus pada berbagai aspek keamanan, diharapkan dapat menghasilkan aparat kepolisian yang lebih kompeten dan beretika, sesuai dengan visi yang diwariskan oleh Profesor Raden Soepomo. Langkah ini juga memperkuat posisi STIK sebagai lembaga pendidikan tinggi kepolisian terkemuka di Indonesia.