Gubernur Banten Andra Soni Soroti Perbaikan Tol Tamer Jelang Mudik Lebaran 2026
Andra Soni Soroti Perbaikan Tol Tamer Jelang Mudik Lebaran 2026

Gubernur Banten Andra Soni Soroti Kerusakan Tol Tamer Jelang Arus Mudik Lebaran 2026

Gubernur Banten Andra Soni sempat menyinggung soal kerusakan di ruas Tol Tangerang-Merak (Tamer) menjelang masa mudik Lebaran 2026. Pengelola Tol Tamer, Astra Tol Tamer, menyatakan bahwa mereka sedang melakukan perbaikan secara bertahap untuk memastikan kelancaran perjalanan.

Komitmen Pengelola dalam Pemeliharaan Jalan Tol

Sustainability Management & Corporate Communication Astra Tol Tamer, Uswatun Hasanah, mengungkapkan pada Selasa (10/3/2026) bahwa sebagai pengelola, mereka berkomitmen untuk menjaga standar pelayanan dan keselamatan pengguna jalan. "Tim pemeliharaan secara berkala melakukan inspeksi jalan dan menindaklanjuti temuan kerusakan dengan perbaikan secepat mungkin," jelasnya.

Namun, Uswatun menyebut ada beberapa faktor yang menghambat proses perbaikan, terutama kondisi cuaca dengan curah hujan tinggi dalam beberapa waktu terakhir. Selain itu, keberadaan kendaraan dengan muatan berlebih (over dimension dan over load/ODOL) yang masih melintas turut mempercepat penurunan kondisi perkerasan jalan.

Klarifikasi Mengenai Ruas Jalan Bitung hingga Karawaci

Uswatun juga memberikan klarifikasi terkait keluhan masyarakat soal kerusakan di ruas Bitung hingga Karawaci. Menurutnya, ruas jalan tersebut tidak berada di bawah pengelolaan Astra Tol Tamer. "Astra Tol Tamer mengelola ruas Bitung (KM 26) hingga Merak (KM 98), sehingga penanganan pada ruas Bitung-Karawaci (KM 20-26) berada pada kewenangan pengelola jalan tol yang berbeda," katanya.

Meski demikian, untuk kerusakan jalan yang ada di Tol Tamer, pihak pengelola akan terus melakukan langkah perbaikan secara bertahap. Mereka ingin memastikan masyarakat bisa mudik dengan aman, nyaman, dan lancar menjelang arus mudik Lebaran.

Harapan Gubernur Andra Soni untuk Penyelesaian Perbaikan

Sebelumnya, Gubernur Banten Andra Soni menerima keluhan masyarakat terkait kerusakan jalan di Tol Tamer jelang arus mudik. Andra berharap pengelola Tol Tamer menyelesaikan perbaikan sesuai target yang telah disepakati, yaitu H-10 sebelum Lebaran. "Saya dapat masukan beberapa keluhan dari masyarakat terkait dengan jalan tol. Nah, kami sudah komunikasikan dengan pihak pengelola jalan tol untuk targetnya H-10 harus bisa selesai," ucap Andra di Kota Serang.

Dia juga berharap cuaca mendukung pengerjaan perbaikan, mengingat dalam beberapa hari terakhir terjadi hujan deras yang menghambat proyek. "Namun upaya-upaya perbaikannya tetap kita lakukan karena ini menjadi sebuah tanggung jawab bagi kita untuk melaksanakannya," tambahnya.

Diketahui, hari H Lebaran jatuh pada 21 Maret 2026, sehingga H-10 Lebaran jatuh pada hari ini. Dengan demikian, tekanan untuk menyelesaikan perbaikan semakin tinggi guna mengantisipasi lonjakan arus mudik.