Polri Kawal Stabilitas Harga Pangan Jelang Lebaran, Siap Bertindak Tegas
Polri Kawal Harga Pangan Jelang Lebaran, Siap Tindak Tegas

Polri Berkomitmen Penuh Jaga Stabilitas Harga Pangan Menjelang Lebaran

Kepolisian Republik Indonesia (Polri) memberikan jaminan penuh terhadap stabilitas harga dan ketersediaan Bahan Pokok Penting (Bapokting) menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Melalui Satuan Tugas (Satgas) Pangan, Polri melakukan pengawasan ketat secara menyeluruh dari hulu hingga hilir untuk mengantisipasi segala kemungkinan gangguan dalam distribusi dan fluktuasi harga yang tidak wajar.

Sistem Peringatan Dini dan Koordinasi Antar Lembaga

"Polri berkomitmen memastikan ketersediaan pangan di seluruh daerah. Dengan sistem early warning yang ada, kami bisa memantau stabilitas harga secara real-time. Jika ditemukan anomali atau gangguan distribusi, personel kami di lapangan akan segera mengambil langkah tegas bersama instansi terkait," tegas Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo dalam konferensi pers yang digelar di Gedung Bina Graha, Jakarta Pusat, pada Rabu (11/3/2026).

Dedi Prasetyo menjelaskan bahwa koordinasi yang intensif dengan Kementerian Perdagangan telah menghasilkan penerapan sistem peringatan dini (early warning system) yang secara khusus memantau fluktuasi harga di pasar-pasar utama di seluruh Indonesia. Sistem ini dirancang untuk mendeteksi secara cepat setiap potensi ketidakstabilan, sehingga tindakan korektif dapat segera diambil sebelum masalah meluas.

Kondisi Stok Nasional yang Aman dan Program Pemerintah

Saat ini, stok beras nasional tercatat mencapai 3,7 juta ton, yang setara dengan 144% dari total kebutuhan nasional. Melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas), beras tersebut didistribusikan secara merata ke 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota di seluruh tanah air.

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Muhammad Qodari menegaskan bahwa kondisi ketahanan pangan nasional saat ini berada pada level yang sangat aman dan terkendali. "Stok beras nasional kita mencapai 3,7 juta ton, jauh di atas kebutuhan normal. Melalui Gerakan Pangan Murah di 514 kabupaten/kota, pemerintah menjamin masyarakat dapat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau selama Ramadan hingga Lebaran nanti," paparnya.

Selain beras, beberapa komoditas pangan penting lainnya juga menunjukkan tren positif. Produksi jagung, gula konsumsi, cabai besar, dan cabai rawit mengalami peningkatan yang signifikan, yang mendapat respons sangat positif dari para petani dan pelaku usaha di sektor pertanian.

Kesiapan Personel dan Langkah Tegas Polri

Polri menyatakan kesiapan penuh personelnya di lapangan untuk mengambil tindakan tegas jika ditemukan anomali dalam distribusi atau manipulasi harga. Pengawasan akan terus diperketat, terutama di titik-titik kritis seperti pasar tradisional, pusat distribusi, dan jalur logistik utama.

Dengan pendekatan proaktif ini, Polri berharap dapat mencegah praktik-praktik tidak sehat seperti penimbunan, spekulasi harga, atau gangguan rantai pasokan yang dapat merugikan masyarakat, khususnya dalam menyambut momen Lebaran yang penuh berkah.