Polri Bentuk Satgas Humas Operasi Ketupat 2026 untuk Kawal Informasi Mudik Lebaran
Divisi Humas Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) secara resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Humas Operasi Ketupat 2026. Pembentukan ini diumumkan dalam apel yang dipimpin oleh Kadiv Humas Polri, Irjen Johnny Eddizon Isir, pada Rabu (11/3/2025) di Markas Besar Polri, Jakarta Selatan.
Satgas ini melibatkan 44 personel yang akan bertugas selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, yang dijadwalkan berlangsung dari 13 hingga 25 Maret 2026. Operasi ini merupakan kegiatan kalender Kamtibmas rutin tahunan dengan tagline 'Mudik Aman, Keluarga Bahagia'.
Tujuan dan Peran Satgas Humas
Irjen Isir menegaskan bahwa Satgas Humas dibentuk dengan tujuan utama untuk menyebarkan informasi kepada masyarakat secara cepat dan akurat selama masa mudik Lebaran. "Ini kegiatan kalender Kamtibmas rutin yang kita laksanakan setiap tahun. Harapannya dari tahun ke tahun ada peningkatan kualitas, termasuk dalam penyampaian informasi kepada masyarakat," ujarnya.
Dia menambahkan bahwa keberhasilan operasi ini diharapkan dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri. Humas berperan krusial dalam mengelola informasi dan komunikasi publik, terutama terkait arus mudik, pelayanan masyarakat, serta aspek keamanan.
Struktur dan Wilayah Tugas
Personel Satgas Humas akan ditempatkan di posko pusat serta sejumlah subsatgas, meliputi:
- Multimedia
- Pengelolaan Informasi dan Dokumentasi (PID)
- Penerangan Masyarakat (Penmas)
Selain itu, tim Unit Kecil Lengkap (UKL) akan diterjunkan ke titik-titik prioritas jalur mudik. Beberapa wilayah fokus pemantauan antara lain:
- Penyeberangan Merak di wilayah hukum Polda Banten
- Jalur mudik di wilayah Polda Jawa Barat
- Gerbang tol Kalikangkung di wilayah Polda Jawa Tengah
- Jalur penyeberangan Ketapang-Gilimanuk di wilayah Polda Jawa Timur
Kolaborasi antara Satgas Humas tingkat pusat dengan tingkat Polda dan Polres ditekankan sebagai hal penting untuk memastikan informasi terintegrasi dan cepat sampai ke masyarakat.
Fungsi dan Teknologi Pendukung
Satgas Humas tidak hanya bertugas menyampaikan informasi lalu lintas dan kondisi jalur, tetapi juga menginformasikan pemanfaatan hotline 110 serta melakukan sosialisasi keamanan rumah saat ditinggal mudik. "Tolong yang ada di Posko memonitor kalau ada yang kemudian dia padat, macet, kemudian diarahkan keluar lagi nanti masuk lagi di gerbang tol mana, harapannya kemudian informasi ini bisa dimonitor terus oleh para warga kita yang sedang bergerak," kata Isir.
Dia juga menginstruksikan penggunaan teknologi seperti WA blast dan SMS blast untuk menyampaikan informasi simpel terkait rekayasa lalu lintas, menghindari titik kemacetan, dan perkembangan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
Pesan dan Harapan
Irjen Isir menutup dengan pesan agar personel melaksanakan tugas dengan setia dan ikhlas. "Laksanakan tugas ini sebagai satu kehormatan. Bangga dengan panggilan tugas dan laksanakan dengan setia dan ikhlas," ujarnya. Dia berharap momentum operasi kemanusiaan ini dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri, sesuai harapan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
