Polres Serang Intensifkan Patroli Malam untuk Cegah Tawuran Selama Ramadan
Polres Serang, Banten, telah mengambil langkah tegas dengan menggelar patroli tengah malam selama bulan Ramadan untuk mencegah terjadinya tawuran pemuda dan gangguan keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas). Keputusan ini diambil menyusul beberapa kali insiden tawuran yang terjadi di wilayah hukumnya pada bulan suci ini.
Patroli Rutin Ditingkatkan di Titik Rawan
Kapolres Serang, AKBP Andri Kurniawan, mengungkapkan bahwa beberapa waktu terakhir wilayahnya mengalami peningkatan gangguan kamtibmas, termasuk tawuran remaja, balapan liar, dan tindak pidana lainnya. "Kami tidak akan memberi ruang bagi siapa pun yang ingin melakukan aksi kejahatan di wilayah hukum Polres Serang. Tindakan tegas akan kami ambil sesuai aturan yang berlaku," tegas Andri pada Rabu (25/2/2026).
Patroli Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) berskala besar akan difokuskan pada titik-titik yang dianggap rawan kejahatan dan tempat berkumpulnya remaja. Petugas tidak hanya akan memeriksa kendaraan mencurigakan, tetapi juga memberikan imbauan terkait keamanan dan ketertiban kepada masyarakat.
Jadwal Patroli dan Tujuan Strategis
Andri menjelaskan bahwa patroli rutin ini akan dilaksanakan setiap hari mulai pukul 23.00 WIB hingga menjelang waktu sahur selama bulan Ramadan. Langkah ini diharapkan mampu menekan angka kriminalitas dan mencegah potensi gangguan keamanan yang kerap terjadi pada malam hari.
"Kehadiran polisi di tengah masyarakat pada jam-jam rawan diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman, khususnya bagi warga yang menjalankan ibadah di bulan Ramadan," ujarnya. Dalam patroli yang telah dilaksanakan di Kecamatan Petir, Tunjung Teja, dan Cikeusal pada Selasa (24/2) pukul 23.00 WIB hingga Rabu (25/2) pukul 03.00 WIB, sejumlah remaja yang masih berkumpul hingga larut malam berhasil dibubarkan secara humanis.
Imbauan kepada Orang Tua dan Kolaborasi Masyarakat
Kapolres Serang juga mengimbau para orang tua untuk lebih mengawasi anak-anaknya, terutama pada malam hari. "Jangan sampai terlibat dalam aksi yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain," pesan Andri. Selain patroli skala besar, Polres Serang telah mendirikan Pos Terpadu sebagai langkah antisipasi terhadap kejadian menonjol di wilayah hukumnya.
Pos tersebut berfungsi sebagai pusat koordinasi dalam merespons cepat setiap laporan dari masyarakat. Andri meminta seluruh unsur terkait, termasuk elemen masyarakat dan unsur Muspika, untuk terus berkolaborasi dan bersinergi dalam menjaga kamtibmas. "Kami mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama melaksanakan patroli rutin yang ditingkatkan demi mencegah terjadinya gangguan kamtibmas," katanya menegaskan.
Dengan langkah-langkah proaktif ini, Polres Serang berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif selama Ramadan, sekaligus mengurangi risiko tawuran dan kejahatan lainnya di kalangan remaja.



