Polisi Tangkap Dua Pelaku Curanmor di Pancoran, Satu Buron
Polisi Tangkap Dua Pelaku Curanmor di Pancoran

Jakarta - Polisi berhasil menangkap dua orang pelaku pencurian sepeda motor yang terjadi di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan. Kedua pelaku tertangkap saat polisi sedang melakukan patroli rutin di wilayah tersebut.

Kronologi Penangkapan

Kapolsek Pancoran Kompol Mansur menjelaskan bahwa pelaku tertangkap ketika personel kepolisian sedang melaksanakan patroli di Jalan Raya Buncit pada Minggu (17/5). Saat itu, tim patroli mendapatkan informasi dari warga mengenai tiga orang pria yang gerak-geriknya mencurigakan.

"Pertama dilihat dari warga gerak-geriknya, akhirnya warga laporan ke tim yang sedang patroli. Tim patroli meluncur ke TKP. Alhamdulillah, mereka bisa kita amankan berjumlah dua orang," kata Kompol Mansur kepada wartawan di kantornya, Senin (25/5/2026).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Identitas Pelaku dan Barang Bukti

Dua orang pelaku yang diamankan berinisial AM dan D. Mereka langsung dibawa ke Polsek Pancoran untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sementara itu, satu pelaku lainnya berhasil melarikan diri dan masih dalam pengejaran polisi.

"Yang satu melarikan diri, masih proses pengejaran," ujar Kompol Mansur.

Dari penangkapan tersebut, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain kunci letter T dan sepeda motor. Selain itu, polisi juga menemukan senjata tajam (sajam) yang diduga digunakan untuk mengancam warga.

"Setelah kita amankan, kita bawa ke Polsek Pancoran, ya. Di situ kita lakukan penggeledahan, ditemukan senjata tajam, berikut barang bukti letter T. Untuk barang buktinya sepeda motor juga sedang kita amankan," katanya.

Senjata Tajam untuk Menakuti Warga

Polisi menyebutkan bahwa senjata tajam yang disita digunakan para pelaku untuk menakuti warga yang mencoba menghalangi aksi mereka. Hal ini diketahui berdasarkan pengalaman warga saat pelaku melancarkan aksi pencurian motor.

"Ya, sajam ini pada saat ditemukan ini buat menakut-nakutin warga. Ada yang di sekitar sana karena mereka dikejar, ya, melarikan diri sambil mengeluarkan senjata tajamnya ini," jelas Kompol Mansur.

Motif Ekonomi

Menurut pengakuan para pelaku, mereka sehari-hari bekerja sebagai penjahit, baik keliling maupun menetap. Mereka nekat mencuri motor karena desakan ekonomi untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.

"(Sehari-hari berprofesi) Tukang jahit. Jahit keliling ada, jahit menetap. Sampai dengan saat ini menurut keterangan si pelaku, karena faktor desakan ekonomi kebutuhan rumah tangga," ungkapnya.

Pemburuan Pelaku Utama

Polisi kini tengah memburu satu pelaku lainnya yang berinisial IP. IP diduga sebagai otak dari pencurian ini. Kedua pelaku yang sudah diamankan mengaku baru pertama kali melakukan aksi pencurian dan diajak oleh IP.

"Pelaku utamanya itu adalah sedang kita lakukan pengejaran. Karena menurut keterangan si pelaku dua orang ini, mereka belum pernah berbuat, hanya diajak oleh pelaku yang sedang kita lakukan pengejaran ini," kata Kompol Mansur.

Saat ini kedua pelaku diamankan di Polsek Pancoran. Polisi menjerat mereka dengan Pasal 477 KUHP juncto Pasal 307 ayat 1 KUHP.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga