Polresta Sidoarjo tengah mendalami penemuan mayat perempuan di dalam sebuah mobil Toyota Innova hitam yang terparkir di area Terminal 1 Bandar Udara Internasional Juanda, Surabaya, Jawa Timur, pada Rabu (24/6). Mobil tersebut berpelat merah, diduga kendaraan dinas milik Pemerintah Kabupaten Bangkalan dengan nomor polisi M 1090 GP.
Penyelidikan di Tempat Kejadian Perkara
Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo, AKP Siko, mengatakan pihaknya telah menerjunkan tim untuk melakukan penyelidikan di Tempat Kejadian Perkara (TKP). "Kami masih melakukan identifikasi dan anggota masih ke TKP lakukan lidik," kata Siko saat dikonfirmasi. Tim Inafis dan Polsek Sedati sudah dikerahkan ke lokasi sejak siang hari.
Jenazah perempuan tersebut telah dibawa ke RS Pusdik Bhayangkara Porong Sidoarjo untuk proses identifikasi lebih lanjut.
Kronologi Penemuan oleh Driver Taksi Online
Mayat perempuan tersebut pertama kali ditemukan oleh sejumlah driver taksi online yang mangkal di Bandara Juanda pada Rabu siang. Awalnya mereka curiga karena mobil tersebut meneteskan cairan tak lazim di bagian bawahnya.
"Tadi jam 11.30 WIB, teman-teman grab itu kan mangkal di sini, ada salah satu teman itu lihat ada mobil yang keluarkan cairan gak normal, kayak solar atau air radiator," kata saksi Bagus Tri ditemui di lokasi.
Saat dilihat dari kaca jendela, ternyata di dalam mobil tersebut terdapat seorang perempuan yang diduga sudah tak bernyawa. Korban ditemukan dalam posisi duduk bersandar di kursi depan sebelah kiri.
Kondisi Jasad dan Dugaan Lama Parkir
Bagus menuturkan, kondisi jenazah itu terlihat dalam keadaan bengkak, terbujur kaku, dengan mengenakan baju kuning dan jilbab. Perut perempuan tersebut juga tampak membesar. "Teman saya yang lihat langsung teriak, dan teman-teman yang lain lari terus pas lihat ternyata ada orangnya, di sebelah kiri depan, sebelah sopir, duduk tiduran, kondisinya bengkak, perempuan berjilbab pakai baju kuning," ucapnya.
Para driver taksi online yang menemukan jenazah itu segera memanggil petugas keamanan bandara. Bagus menyebut, ia tidak tahu persis sejak kapan mobil itu terparkir, namun informasi dari kawannya kendaraan itu sudah ada di sana selama empat hari. "Awalnya enggak notice blas. Baru-baru pagi tadi. Baru pagi tadi. Tapi teman ada yang bilang kemungkinan sudah empat harian," ucapnya.
Dukungan Manajemen Bandara
Sementara itu, General Manager Bandara Internasional Juanda Muhammad Tohir mengatakan pihaknya mendukung proses penyelidikan yang dilakukan aparat penegak hukum. "Manajemen Bandara Juanda mendukung penuh proses investigasi yang dilakukan pihak berwajib," ucapnya.



